Tes Mental Burung Hwa Mei

Tes mental burung hwa mei.Agar hwa mei memiliki suara yang berkualitas dan penampilan atau gayanya menarik, perawatannya harus maksimal. Perawatan maksimal sejak dini akan mempermudah dalam melatih mentalnya. Perawatan meliputi memberikan memberikan pakan berkualitas, memandikan, menjemur, serta memotong paruh dan kuku. Perawatan yang maksimal dapat membuat hwa mei tampil menarik dan terbebas dari gangguan parasit.

Agar bisa menampilkan gaya ekornya, hwa mei bisa dibina sejak masih bakalan. Caranya dengan mempertemukan dengan hwa mei betina yang lenjeh atau genit. Biasanya, jika betina dekat dengannya, sayap hwa mei jantan akan bergetar dan ekornya dikembangkan.

Artikel terkait.

Jika latihan seperti ini tidak sering dilakukan, biasanya hwa mei jantan kurang begitu baik dalam mengembangkan ekornya. Sebagus apa pun suara kicau hwa mei, jika ekornya tidak mengembang saat dikonteskan nilainya kurang.

Jadi, perawatan hwa mei sejak masih bakalan harus baik. Dengan perawatan yang baik, berarti kita sudah melatih mentalnya. Secara tidak langsung, perawatan yang baik bisa menumbuhkan keberanian hwa mei. Dengan demikian, melalui perawatan, pembinaan mentalnya sudah kita lakukan sebelum hwa mei memasuki tahap latihan mental sesungguhnya, yakni saat diadu dengan hwa mei lainnya.

Perawatan seperti yang telah diuraikan banyak diabaikan penggemar atau pemilik hwa mei, sehingga tidak mengherankan jika kebanyakan hwa mei yang dipelihara hanya rajin berkicau, tetapi gayanya kurang begitu baik.tes mental burung hwa mei

Di samping itu, banyak hwa mei yang kurang berani saat dilombakan dengan hwa mei lainnya atau selalu kalah bersaing dengan hwa mei “jadian hong kong”.

Waktu  Melatih Hwa Mei

Dalam melatih hwa mei yang akan dipersiapkan untuk kontes harus diperhitungkan untuk ruginya. Karena jika salah memilih lawan latih (sparing partner) bisa berakibat buruk, yakni bisa menurunkan mental dan hwa mei takut berkicau. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, hwa mei harus dirawat dalam waktu yang cukup.

Artikel terkait.

Hwa mei yang dipelihara sejak masih anakan sebaiknya mulai dilatih setelah dipelihara 18 bulan, yakni saat memasuki tahap ganti bulu untuk kedua kalinya. Sementara itu, hwa mei yang dipelihara sejak muda hutan atau dewasa bisa lebih cepat dari waktu tersebut, tetapi gaya dan mentalnya masih belum stabil.

Biasanya, penampilan hwa mei yang dipelihara sejak anakan akan jauh lebih baik dibandingkan dengan yang dipelihara sejak muda hutan dan dewasa.

Sebaiknya tidak melatih hwa mei yang dipelihara kurang dari setahun karena penampilan atau gayanya bisa kurang baik dan bisa turun mental. Sudah dirawat selama 18 bulan pun, sebenarnya mental hwa mei masih labil atau belum terlalu mantap untuk dilatih secara penuh. Karenanya, latihan mental harus dibatasi, yakni penempatannya harus berjauhan dan dilakukan 2-3 kali dalam sebulan.

Melatih hwa mei dengan mempertemukan 2 ekor hwa mei atau lebih seperti di arena kontes, idealnnya dilakukan 3 bulan setelah burung tersebut mengalami ganti bulu untuk yang kedua kalinya. Saat itu bulu-bulu hwa mei sudah cukup kuat atau tua dan mentalnya sudah jauh leebih baik.

Umumnya, 2 bulan sebelum diganti bulu, penampilan hwa mei cukup baik, walaupun mentalnya masih belum matang. Sementara itu, setelah 3 bulan ganti bulu, penampilannya akan semakin baik, mau berkicau secara terus-menerus dalam waktu lebih lama, dan mentalnya semakin matang.

Jangan sekali-kali melatih hwa mei yang sedang dalam proses perontokan (ganti bulu), karena bisa menyebabkan penampilan dan suaranya kurang baik. Umumnya, saat ganti bulu, hwa mei lebih banyak diam daripada berkicau.

Karenanya, saat ganti bulu, hwa mei harus dijauhkan dari burung lain yang memiliki suara dan gerakan keras hingga pertumbuhan bulunya sempurna. Jika bulunya sudah sempurna dan kuat, hwa mei yang dilombakan atau dilatih bisa untuk kebolehan dan mampu bergaya secara maksimal.

Tulisan terkait :
loading...
Tes Mental Burung Hwa Mei | Penulis | 4.5