Tempat Untuk Penyimpanan Bahan Baku Pakan ayam

Bahan baku pakan ayam harus disimpan di suatu tempat yang memiliki kelembapan dan kesejukan yang cukup sehingga pakan tidak mudah ditumbuhi jamur serta menurunknan kualitasnya.tempat penyimpanan bahan baku pakan ayam sebaiknya di letakan di tempat yang jauh dari air dan embun pagi.Penyimpanan bahan baku pakan ataupun pakan merupakan satu faktor yang sangat diperlukan untuk menjamin kualitas bahan baku pakan ataupun pakan tetap baik.

Tujuan Penyimpanan

Artikel terkait.

Penyimpanan biasanya menggunakan suatu ruangan yang biasa disebut gudang. Penyimpanan tersebut bertujuan untuk menghindari bahan pakan atau pakan dari tiga kerusakan, yaitu kerusakan fisik, kimiawi, dan biologis.

Kerusakan fisik karena pengaruh suhu dan kelembapan yang tidak baik akan meningkatkan kadar air bahan pakan danĀ  juga dapat mengurangi keaktifan (terutama vitamin A) yang terdapat pada bahan baku pakan/pakan. Selain itu, kandungan nutriennya juga akan menurun.unduhan (7)

Kerusakan kimiawi karena proses ketengikan lemak yang terkandung di dalam bahan baku pakan akan merusak lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Kerusakan biologi karena adanya serangga, tikus, jamur, dan mikroorganisme lainnya pada bahan baku pakan ataupun pakan.

Misalnya tumbuhnya jamur Aspergillus dalam bahan baku pakan atau pakan dapat menghasilkan racun aflatoksin yang dapat mematikan ayam bila dosisnya melebihi batas toleransi. Adanya tikus dapat mengontaminasi bahan baku pakan atau pakan karena urin dan fasesnya.

Untuk menghindari hal tersebut, adanya gudang diharapkan dapat menghindari resiko kerusakan sekecil mungkin. Gudang yang ada harus memenuhi persyaratan, pengemasan yang cocok untuk setiap bahan baku pakan ataupun pakan, penumpukan karung yang baik, serta sistem penggunaan bahan baku yang baik.

Gudang yang digunakan untuk penyimpanan bahan baku pakan atau pakan dibuat sesuai dengan daya tampung dan kapasitas produksi pakan. Sebaiknya gudang untuk bahan baku pakan berbeda dengan gudang pakan jadi. Persyaratan gudang yang baik antaralain adanya ventilasi yang cukup, tidak lembap, dan tidak bocor.

Artikel terkait.

Alas penyimpanan bahan baku pakan disebut palet. Palet adalah alas bahan baku pakan agar tidak langsung menempel pada lantai. Palet terbuat dari kayu dengan ukuran bervariasi, tergantung kapasitas dan luas gudang. Contoh ukuran palet dengan dimensi panjang 1,5 m; lebar 1,5 m; dan tinggi 12 cm atau panjang 1,65 m dan lebar 1,54 m.

Pengemasan berfungsi untuk mempermudah penyaluran bahan baku pakan yang dimulai dari penanganan, penyimpanan, sampai pengangkutan dan menghindari terjadinya tumpahan yang tidak diinginkan. Jenis kemasan yang digunakan juga harus memenuhi syarat, seperti tidak mudah rusak, kuat dalam jangka waktu yang lama, serta mudah diperoleh. Untuk mengemas bahan pakan atau pakan dapat menggunakan karung plastik atau karung goni.

Cara Aman Menyimpan Pakan dan Bahan Baku Pakan

Untuk menyimpan pakan dan bahan baku pakan harus berdasarkan tata cara yang biasa dilakukan oleh para pembuat pakan atau peternak yang sudah berpengalaman. Selain itu, bahan baku yang akan digunakan juga harus dipilih agar kondisinya tidak banyak berubah ketika disimpan di dalam gudang. Berikut adalah beberapa cara menyimpan pakan dan bahan pakan yang aman.

  1. Kadar air bahan baku pakan kurang dari 13%.
  2. Bahan baku pakan dikemas menggunakan karung. Pada karung ditulis jenis bahan baku pakan, tanggal pembelian, dan supliernya.
  3. Bahan baku pakan disimpan di gudang menggunakan palet dan lokasi yang sama untuk setiap bahan baku pakan. Misalnya bungkil kedelai disimpan di tumpukan A, jagung di pada tumpukan B.
  4. Bahan baku pakan disusun seperti tumpukan bata dengan jenis dan tanggal pembelian yang sama.
  5. Jarak palet ke dinding sebaiknya 30 cm.
  6. Bahan baku pakan atau pakan yang pertama datang harus digunakan terlebih dulu.
  7. Memeriksa secara periodik ada atau tidaknya karung yang rusak.
  8. Memeriksa secara periodik atau atau tidaknya serangan kutu. Jika sudah terserang kutu, dilakukan fumigasi.
  9. Memeriksa secara periodik tanda-tanda serangan jamur, terutama yang sudah disimpan selama satu bulan. Jika sudah ada, segera lakukan fumigasi.
  10. Memeriksa ada atau tidaknya tikus.
  11. Memeriksa dan memastikan kondisi palet tidak rusak, lembap, atau basah.
  12. Gudang harus memastikan kondisi palet tidak rusak, lembap, atau basah.
  13. Letak gudang tidak jauh dari tempat produksi pakan.
Tulisan terkait :
loading...
Tempat Untuk Penyimpanan Bahan Baku Pakan ayam | Penulis | 4.5