Teknik Pemberian Pakan Ayam Yang Benar

Teknik pemberian pakan yang benar harus disesuaikan dengan jenis ayam nya karena pemberian pakan antara ayam pedaging dengan ayam petelur berbeda dillihat dari tujuan akhirnya.Teknik pemberian pakan ayam berbeda antara jenis ayam satu dengan lainnya. Teknik pemberian ayam broiler berbeda dengan ayam kampung pedaging. Begitupun antara ayam ras petelur dengan ayam kampung petelur yang juga berbeda teknik pemberiannya. Pemberian pakan yang baik bertujuan agar pakan yang diberikan efisiensi bagi ayam untuk dikonversi menjadi daging atau telur.images (11)

Ayam Ras Pedaging

Artikel terkait.

Ayam ras pedaging adalah ayam yang memiliki kemampuan genetik untuk tumbuh dengan cepat dan dipanen dalam waktu yang singkat. Pemberian pakan ayam ras pedaging sebaiknya selalu tersedia. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pertumbuhan setinggi-tingginya dengan mengonsumsi pakan sebanyak-banyaknya.

Strategi memperoleh efisiensi pakan tinggi

Efisiensi pakan yang tinggi dapat diperoleh dengan menggunakan manajemen pemberian pakan sebagai berikut.

Tempat pakan yang cukup

Penggunaan tempat pakan yang cukup dapat mengurangi persaingan individu ayam untuk mendapatkan pakan. Ayam yang kalah bersaing, bobot badannya rendah karena kurang mendapatkan pakan.

Bentuk tempat pakan

Artikel terkait.

Penggunaan tempat pakan manual harus dijaga agar pakan tercecer lebih sedikit. Sebaliknya, penggunaan tempat pakan otomatis akan meningkatkan efisiensi pakan dengan menurunkan jumlah pakan yang tercecer dan mudah diaplikasikan dalam manajemen pemberian pakan, terutama pada usaha skala besar. Khususnya pada umur satu minggu yang menggunakan tempat pakan feeder tray, pakan akan mudah terkontaminasi dengan fases sehingga kurang disukai oleh ayam.

Frekuensi pemberian pakan

Pemberian pakan dalam jumlah kecil dengan frekuensi lebih sering akan menyebabkan pakan selalu tersedia dalam kodisi relatif segar. Kondisi tersebut akan merangsang ayam untuk terus-menerus mengonsumsi pakan.

Pemeliharaan ayam pedaging pada suhu lingkungan panas

Pemeliharaan di lingkungan yang panas dapat diatasi melalui strategi mengurangi stres panas, yaitu sebagai berikut.

  1. Mengurangi kandungan protein ransum 2-3%.
  2. Meningkatkan energi ransum dengan mensubstitusi 2% lemak untuk 2% biji-bijian utama.
  3. Menambahkan 250 mg vitamin C per kg pakan.
  4. Menggunakan bahan pakan yang mempunyai kecernaan tinggi.
  5. Menghindari pemberian pakan pada siang hari.
  6. Memastikan tempat pakan dan tempat minum cukup untuk ayam serta menambahkan 0,5% garam ke air minum.
  7. Menjaga kualitas litter (litter yang basah segera diganti).
  8. Menggunakan kepadatan kandang rendah.
  9. Menghindari kegiatan yang dapat meningkatkan ayam stres, misalnya lalu lalang orang atau suara yang berisik.

Faktor pendukung lain

Faktor ini juga berpengaruh terhadap efisiensi pakan, antara lain tempat minum dan pemberian air minum yang cukup, peletakan tempat air minum yang sesuai , program pencegahan penyakit dijalankan dengan baik, dan biosekuriti.

Recording dan penimbangan bobot badan

Untuk mengetahui manajemen pemeliharaan yang baik, diperlukan juga pencatatan pemeliharaan, salah satunya untuk menghitung efisiensi pakan (konversi pakan). Pencatatan jumlah pakan yang diberikan per kandang dan penimbangan ayam (dengan mengambil sempel setiap minggu) sangat diperlukan untuk menghitung efisiensi pakan.

Pembatasan pakan

Teknik pembatasan pakan adalah metode pemberian pakan yang dibatasi waktu, lama, dan jumlah pemberiannya. Hal itu bertujuan untuk mengeluarkan kemampuan pertumbuhan dan meningkatkan bobot badan yang sama ketika pemberian pakannya tidak dibatasi pada umut tertentu. Prinsip pembatasan pakan adalah bila pada awal laju pertumbuhan diperlambat lalu dipacu pada fase berikutnya maka akan mendapatkan bobot akhir yang sama dengan pakan normal.

Tujuan pembatasan

Tujuan lain dari teknik pembatasan pakan yang dilakukan pada pemeliharaan ayam broiler adalah sebagai berikut.

  1. Meminimalkan lemak abdomen dan lemak karkas.
  2. Memperbaiki efisiensi rannsum.
  3. Menurunkan biaya pakan.
  4. Menurunkan penyakit metabolik.
  5. Menurunkan kematian akibat ascites. Ascites adalah keadaan yang menyebabkan akumulasi cairan pada perut (water belly). Kejadian ini dirangsang oleh ketidakcukupan oksigen pada ternak.
  6. Menurunkan mortalitas karena sudden dath syndrome (SDS). SDS paling sering terjadi pada ayam jantan, terutama saat laju pertumbuhan maksimal. Kematian mulai umur 3-4 hari, tetapi pada umur 3-4 minggu bisa mencapai 4%.
  7. Menurunkan kelainan kaki.
Tulisan terkait :
loading...
Teknik Pemberian Pakan Ayam Yang Benar | Penulis | 4.5