Teknik Dalam Membuat Kolam Koi

Teknik dalam Membuat Ikan Koi.Hal pertama yang perlu diperhatikan bagi penggemar ikan koi pemula adalah Teknik dalam membuat kolam Koi yang representatif bagi kelangsungan hidup dan kesehatan koi. Kualitas air dalam kolam koi merupakan faktor penentuan kesuksesan memelihara koi.

Keindahan dan kesehatan koi sangat dipengaruhi oleh kondisi air dalam kolam koi. Kolam koi yang represantif meliputi syarat yang cukup bagi kehidupan koi dan keindahan jika dipandang.

Artikel terkait.

Beberapa penggemar koi ada yang tidak terlalu menghiraukan aspek kedua ini tetapi ada sebagian yang terlalu menekankan aspek keindahan tetapi melupakan syarat yang cukup kolam bagi Koi. Koi merupakan ikan yang akan nampak indah jika dilihat dari bagian punggung bukan dari bagian samping, maka memelihara Koi dalam aquarium tidak akan menikmati keindahan koi secara maksimal.

Sebagian orang beranggapan bahwa agar dapat menikmati keindahan koi, mereka membuat kolam Koi yang dangkal antara 30 cm sampai 50 cm saja, sehingga Koi mudah dilihat, sebenarnya sah-sah saja anggapan ini, akan tetapi kolam yang dangkal akan membuat Koi tidak bisa tumbuh dalam ukuran jumbo.

Bila Koi Jumbo dipeelihara pada kolam dangkal lambat laun akan membuat tubuh koi menjadi bengkok sehingga mengurangi keindahan. Solusinya adalah membuat kolam Koi dengan kedalaman yang cukup tetapi air selalu bersih dan jernih sehingga meski kolam koi cukup dalam tetap dapat melihat koi meeski berada di dasar kolam sekalipun.

Membuat kolam koi yang representatif memang memerlukan biaya yang tidak sedikit yang terkadang berbenturan dengan biaya yang tersedia karena itu dalam membuat kolam koi harus menyesuaikan dengan kondisi. Lebih baik kolam dengan ukuran kecil tetapi kualitasnya baik daripada kolam yang besar tetapi kualitas airnya buruk.teknik dalam mebuat kolam ikan koi

Akan tetapi prinsip dasar kolam Koi yang bisa dipegang adalah mudah perawatan dan yang lebih penting dapat menjaga kesehatan dan kualitas Koi. Selain itu dalam membuat kolam koi yang harus dipertimbangkan adalah berapa jumlah Koi yang akan dipelihara dan berapa ukuran Koi yang akan dicapai.

Ukuran kolam yang kecil dan dangkal tidak bisa mendukung pertumbuhan koi mencapai ukuran jumbo. Selain itu seiring dengan pertumbuhan ikan koi dalam kolam akan menghasilkan kotoran dan kandungan Amonia yang meningkat dalam kolam. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kehidupan ikan Koi.

Artikel terkait.

Untuk dapat kolam Koi yang optimal ada dua hal yang perlu dipertimbangkan:

Pertama, sumber oksigen yang cukup

Kedua, sistem filter yang baik.

Sebagaimana hewan lain ikan Koi memerlukan Oksigen untuk bernafas dan cukup rentan dengan kondisi kolam yang minim oksigen. Karena itu perlu suplai oksigen yang cukup dalam kolam koi, misalnya dibuat dengan air terjun atau dilakukan penambahan aerator pada kolam koi.

Sistem filter juga memegang peranan yang penting untuk menjaga kualitas air dalam kolam. Karena itu filter merupakan equipment wajib dalam membuat kolam Koi. Sistem filter dalam kolam Koi tidak cukup hanya menghasilkan air yang bersih dan jernih saja seperti hanya menghasilkan air yang bersih dan jernih saja seperti halnya kolam renang dengan menambahkan Chlorine misalnya.

Bagi Koi Chlorine merupakan zat yang cukup berbahaya bagi kelangsungan hidupnya. Sistem filter dalam kolam koi juga harus menjamin kolam Koi dari bahan-bahan kimia berbahaya. Maka sistem filter biologis menjadi pilihan dalam kolam koi.

Ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan sebelum membuat kolam Koi:

  1. Lokasi Kolam  Koi                                                                                                                                                   Lebih baik lokasi kolam Koi adalah di dekat rumah, agar dapat menikmati keindahannya dan diberi makan dua kali sehari. Hindari membuat kolam Koi di bawah pohon karena daun-daun bisa mengotori kolam dan hindari di tempat-tempat yang tidak aman dari hama dan orang tidak bertanggung jawab.
  2. Membuat kolam koi lebih baik di bawah tanah, dengan cara menggali tanah. Karena keindahan koi adalah pada bagian punggungnya. Kolam koi seperti aquarium kurang memberikan pemandangan yang bagus bagi keindahan koi.
  3. Sistem Filter Kolam Koi yang baik
  4. Sumber Oksigen bagi kolam Koi
  5. Ukuran kolam Koi, lahan yang tersedia jangan dialokasikan semua untuk kolam koi tetapi sisakan 30% untuk ruang filter. Sesuaikan pula dengan jumlah ikan, ukuran ikan yang akan dipelihara. Pikirkan baik-baik bila akan membangun kolam Koi dengan ukuran besar karena dalam operasional akan memerlukan daya pompa yang besar dan biaya perawatan yang lebih besar pula.
  6. Kedalam kolam Koi, idealnya kolam Koi memiliki keedalam 2 meter atau kalau tidak memungkinkan sekitar 1 meter. Dengan kedalaman ini suhu pada kolam koi antara siang dan malam tidak mengalami perbedaan yang mencolok. Perubahan suhu yang mencolok kurang baik bagi Koi. Koi harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Kolam yang dalam cenderung membuat pertumbuhan koi lebih cepat dan membuat koi aman dan nyaman.
  7. Bentuk Kolam                                                                                                                                                           Pada dasarnya bentuk kolam adalah bebas sesuai selera, yang perlu menjadi catatan untuk kolam jangan sampai ada bagian yang mati (Death Area), pastikan selalu mengalir dari waterfall ke setiap penjuru kolam. Bagian kolam yang mati akan membuat bakteri dan gangganng tumbuh dan berkembang di tempat itu.
  8. Sudut dan dasar pada kolam                                                                                                                                 Upayakan bagian pertemuan antara sisi kolam melengkung dan hindarkan sudut 90 derajat, untuk menghindariari area mati. Bagian dasar kolam jangan dibuat rata, buat bagian paling tengah (Bottom Drain) lebih dalam dan bagian tepi ke arah tengah miring akan membuat kotoran terkumpul dan mudah dibersihkan.
  9. Jangan menaruh material dan benda tajam pada kolam Koi, misalnya batuan sebagai hiasan, semen yang tidak halus pengaciannya. Gerakan koi terkadang sangat atraktif material ini bisa melukai dan membahayakan koi.
  10. Pipa paralon untuk menambahkan air. Air terjun, sistem filter, penguapan air akan mengurangi jumlah air dalam kolam, persiapkan pipa paralon untuk menambahkan air dengan mudah dari sumur atau PAM.
  11. Overflow. Siapkan lubang pembuangan untuk mengantisipasi jika air meluap, misalnya karena hujan.
  12. Bottom Drain, lubang pembuangan pada bagian dasar kolam untuk membersihkan kolam.
Tulisan terkait :
loading...
Teknik Dalam Membuat Kolam Koi | Penulis | 4.5