Sistem Pemakaian Bendera Dalam Lomba Burung Merpati

Sistem pemakaian bendera dalam lomba burung merpati.Banyak pihak yang menggunakan sistem pemakaian bendera saat pertandingan merpati.bagi burung-burungnya yang sedang terbang keliling kandang. Bendera dipasang dekat tempat pendaratan pada sebuah tiang yang cukup tinggi. Dengan adanya bendera berarti burung tidak boleh mendarat. Dengan demikian kita dapat mengatur berapa lama burung harus tetap terbang.

Tetapi burung-burung yang curang akan hinggap di atap atau di tempat lain sampai bendera diturunkan. Burung yang malas terbang ini dapat merusak seluruh kelompok burung. Kalau kita memperhatikan data-data latihan, umumnya burung seperti ini adalah burung yang selalu terlambat dan paling belakang dalam semua hal latihan. Burung semacam ini tak akan menjadi juara dan karenanya perlu ditiadakan dari kelompok.

Artikel terkait.

Sudah tentu memberi makan burung-burung muda dalam taraf yang dibicarakan ini sangatlah penting. Di saat ini burung harus mampu menjalani ganti bulu dengan baik, sanggup terbang lama, dan memiliki kecepatan yang tinggi, serta licncah sewaktu burung terbang kian kemari di luar kandang.

Untuk itu makanan hendaknya yang bermutu paling baik. Agak gemuk tidaklah apa-apa, asal menjelang dipertandingkan burung sudah kembali ke kondisi semula. Makanan yang diberikan hendaknya tidak banyak mengandung lemak sehingga oto-otot menjadi kuat dan lentur. Ada pihak yang menghitung jumlah makanan yang diberikan kepada burung dalam takaran isi/volume atau dalam takaran berat tertentu.kegunaan bendera dalam lomba burung merpatilomba burung merpati,kegunaan bendera dalam lomba merpati,

Tetapi hal ini sebenarnya tidaklah harus berjalan seperti itu mengingat burung perlu mendapat makanan yang bervariasi sifatnya dari hari ke hari. Karena itu memberi makan burung melalui tangan merupakan cara yang terbaik. Kalau burung sudah mulai minum setelah makan, maka jangan lagi ditambah makan. Cukup mereka menghabiskan sisa-sisa yang ada saja.

Selanjutnya berat burung dipertimbangkan dari waktu ke waktu untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Kalau terlalu kurus berilah tambahan makanan dan kalau terlalu gemuk berilah latihan lebih banyak dan kurangi jatah makannya. Selain itu, kalau burung pernah mengalami cedera, kurang makan, diterbangkan secara berlebihan, atau dibiarkan menderita suatu kelainan, maka burung ini tidak akan menjadi burung yang baik di hari tuanya. Apa yang rusak di dalam jaringan di waktu burung masih muda tidak dapat disembuhkan.

Kondisi ganti bulu juga perlu diperhatikan. Kehilangan bulu-bulu kecil di kepala, terutama dekat telinga, akan merugikan burung. Burung-burung seperti ini tidak akan dipakai, sebab akan banyak yang hilang. Bulu-bulu yang lembut yang menutupi bulu terbang primer dan sekunder harus tidak sedang berada dalam proses pergantian (ganti bulu bukan di bagian ini).

Dan burung yang sedang ganti bulu di bagian ini jangan diutik-utik, sebab bulu-bulu ini bukan hanya melindungi bulu terbang dari hujan tetapi juga membantu sewaktu terbang. Kehilangan beberapa bulu ekor tidak jadi masalah, tetapi untuk pertandingan jarak jauh hendaknya burung tidak sedang ganti bulu di bagian ekor.

Bulu-bulu terbang harus dalam keadaan baik. Kalau bulu terbang lepas dengan sendirinya, maka akan ada daerah yang berlubang di sayap yang akan mengganggu burung dalam mendapatkan gaya angkatnya. Benar burung akan berusaha sekuat tenaga, tetapi pengguaan tenaga yang berlebihan itu karna menjadi beban baginya. Karena itu kalau bulu terbang ini lepas lebih dari satu janganlah burung diterbangkan.

Sehari sebelum dipertandingkan, maka burung dapat dileps dalam jarak dekat. Gunanya adalah memberi kesempatan pada otot-otot untuk menyesuaikan diri, dan karenanya dengan jarak yang dipilih jangan sampai burung menjadi lelah. Setelah kembali, berilah burung makan sedikit dan jangan diganggu sampai waktunya dilepas. Jangan sampai burung kaget, terganggu, gelisah, sebelum pertandingan. Tiga jam sebelum diangkut, burung hendaknya diberi makan dan minum secukupnya.

Kalau kita melihat kelompok burung yanng dipertandingkan muncul dan melewati kandang kita, kita dapat memakai peluit (kalau dalam aba-aba kita memakai peluit) atau melepas burung pembantu untuk membuat burung kita tidak terbawa terus dengan kelompok tadi.

Setelah burung mendarat, giringlah agar masuk ke pintu khusus, jangan sampai burung terbang lagi. Setelah burung ditangkap di dalam kandang dan kartu keperluan pertandingan diselesaikan hendaknya burung diberi makan dengan memberikan makanan campuran dalam bentuk bijian yang kecil-kecil saja.

Burung hendaknya dibiarkan istirahat sepanjang hari. Sore harinya burung tetap diberi makanan dengan bijian yang kecil-kecil saja. Baru pada keesokan harinya burung mendapatkan makanan seperti semula (butiran besar seperti biasa).

Kalau dipertandingkan dilakukan pada pagi hari, burung diberi makan dan kemudian dimandikan dengan air (hangat) untuk mengendurkan otot-ototnya. Air untuk mandi ini diberi sedikit kalium permanganat untuk membasmi kuman yang mungkin terbawa sewaktu burung dicampur dengan burung-burung lain dan dibawa dalam keranjang.

Tulisan terkait :
loading...
Sistem Pemakaian Bendera Dalam Lomba Burung Merpati | Penulis | 4.5