Perlengkapan Dalam Ruangan Sarang Burung Walet

Perlengkapan dalam ruangan sarang burung walet.Bak penampung air (kolam air) sangat membantu untuk menaikkan kadar air di udara pada rumah walet di kawasan beriklim panas. Kelembaban (RH) yang mencapai kestabilan ideal sangat mempengaruhi walet dalam membuat sarangnya.

Terlalu kering atau terlalu lembab akan menyulitkan walet membuat sarang. Selain itu juga akan berakibat menurunkan tingkat nilai jual sarang.

Artikel terkait.

Sound System

Sound system merupakan salah satu sarana untuk memikat walet agar datang, menetap, bersarang, dan berkembang biak. Sound system saat ini menjadi elemen penting dalam budidaya walet. Bahkan boleh dibilang, tanpa ada sound system di rumah walet maka bukanlah sebuah rumah walet. Demikian penting perannya, sehingga elemen pendukung yang satu ini banyak mendapatkan porsi perhatian yang paling besar.

Kemajuan perkembangannya dalam teknik dan aplikasinya sangat pesat. Mulai dari yang konvensional sampai yang modern. Mulai dari yang sederhana sampai yang rumit. Maka bila kita berbicara soal sound system dan suara walet, tentunya akan menyita waktu yang sangat panjang dan seolah-olah tidak ada habisnya.Perlengkapan Dalam Ruangan Sarang Burung Walet

Teknik tata suara walet sudah memanfaatkan teknik surround. Aplikasi teknik surronund dalam dunia perwaletan berbeda dengan aplikasi teknik surround seperti dalam home theater. Dalam dunia walet, tidak dibatasi oleh sistem 5.1 atau 7.1, tetapi bisa mencapai blasan bahakn puluhan tweeter.

Tergantung kesanggupan sang composer dalam membuat lagunya. Hal ini memang masih baru dan belum lazim diterapkan dalam dunia budidaya walet.

Pembagian ruangan rumah walet 

Artikel terkait.

Adaptation Room (AR)

Adaption Room atau ruang adaptasi merupakan suatu ruangan yang berfungsi sebagai ruang penyesuaian diri atau ruang transisi melakukan eksplorasi lebih ke dalam rumah walet, ruangan ini dibuat sedemikian rupa agar walet tidak merasa terjebak, sehingga ruangan ini harus mampu membuat walet bisa dengan mudah menemukan jalan keluar masuk ruangan. Sebagai ruang perantara atau ruang transisi, maka sifatnya adalah pilihan, artinya boleh dibuat bila memungkinkan.

Roving Room (RR)

Roving Room atau ruang bebas yang bisa digunakan oleh walet terbang berputar-putar, ruang ini merupakan ruangan yang pertama kali dijelajahi oleh walet setelah melewati lubang masuk burung (LMB). Perbedaan antara Roving Room dengan Nesting Room, sebenarnya tidak seberapa, sehingga untuk desain rumah walet minimalis, antara RR dan NR menjadi satu dan tidak memiliki lubang antar lantai (LAL).

Nesting Room (NR)

Nesting Room atau ruang bersarang, yaitu ruang bersarangnya walet, ruangan ini merupakan tempat tujuan akhir setelah walet melakukan eksplorasi terhadap rumah walet. Oleh sebab itu, NR merupakan bagian yang lebih utama dalam perencanaaan pembangunan rumah walet.

Di sinilah segala cara diupayakan agar walet mau tinggal dan menginap selamanya serta mau membuat sarang seperti yang diharapkan. Jadi, boleh dikatakan bahwa ruangan ini adalah ruangan berproduksinya sarang walet nantinya, di ruangan ini pula segala aplikasi yang diterapkan diamati dengan seksama.

Mulai dari pola papan sarang (nesting plank) dan bahan material yang dipakainya, suara  walet yang dibunyikan, sampai dengan perubahan iklim mikro yang terjadi di dalamnya.

Equipmwnts Room (ER)

Equipments Room atau ruangan peralatan adalah ruangan yang digunakan untuk menyimpan segala peralatan yang berkaitan dengan pengelolaan rumah walet seperti peralatan untuk panen sarang walet, sound system, dan alat-alat lainnya agar tidak mudah rusak karena pengaruh kelembapan yang tinggi.

Extra Feeding Production Room (EFR)

Extra feeding production room (EFR) dipersiapkan bila ada rencana untuk memproduksi sendiri serangga yang diternak sebagai makanan tambahan bila memasuki musim kemarau.

Pada prinsipnya, rumah walet dibangun dengan tujuan agar walet mau masuk kemudian menginap dan betah untuk tinggal sehingga pada akhirnya membuat sarang seperti yang diharapkan. Untuk mewujudkan hal ini dibutuhkan perencanaan awal yang matang.

Idealnya adalah menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan desain rumah walet yang baik. Bukan sebaliknya, desain rumah walet disesuaikan dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) yang seadanya.

Memaksakan berdiri sebuah bangunan rumah walet ayng seadanya bisa berakibat terjadinya bongkar pasang yang pada akhirnya menjadi suatu pemborosan.

Tidak ada ukuran standar luas bangunan rumah walet maupun model desainnya. Namun meski demikian, prinsip dasar dalam menentukan ukuran luas minimal rumah walet tidak boleh diabaikan. Prinsip dasar ini berdasarkan pada kemudahan-kemudahan yang diperlukan oleh burung walet untuk melakukan manuver terbangnya. Baik secara horizontal maupun kecenderungan terbang secara vertikal.

Memberikan kemudahan pada walet untuk melakukan manuver terbangnya bukan berarti harus membuat ruangan selapang-lapangnya. Ruangan yang berukuran relatif besar bisa berakibat burung baru akan sering berpindah-pindah tempat. Walet akan lebih lama menemukan tempat yang cocok untuk membuat sarang. Dan bisa menjadi fragile karena burung akan terpisah-pisah satu sama lain.

Tulisan terkait :
loading...
Perlengkapan Dalam Ruangan Sarang Burung Walet | Penulis | 4.5