Perawatan Burung Merpati Sedang Mengeram

Tips cara perawatan burung merpati sedang mengeram.mengeram burung Merpati memproduksi cairan seperti susu di temboloknya, nantinya akan digunakan untuk memberi makan anak-anaknya. Cairan ini dihasilkan oleh hormon yang disebut prolactin – dalam diri manusia dan binatang babon ini muncul sebagai susu.

Cairan “susu” dari burung ini terdiri dari air yang mengandung protein tinggi, tetapi rendah dalam segi lemak dan praktis tidak mengandung karbohidrat. Selama empat hari pertama anak burung mendapat “susu” ini, yang kemudian mereka mulai di beri butiran-butiran halus di samping “susu” itu. Selanjutnya, susu akan semakin dikurangi dan butiran-butiran ditambah, dan setelah hari kesepuluh hanya makanan keras sajalah yang diberikan.

Artikel terkait.

Memberi makan kepada burung pada masa ini sangatlah penting. Memberi makan anak burung adalah suatu pekerjaan berat, sehingga pemberian makan kepada induk dapat ditingkatkan menjadi tiga kali pemberian.

Biasanya burung akan makan dan kemudian meneruskannya kepada anak-anaknya. Setelah urusan memberi makan selesai barulah burung itu makan untuk keperluan sendiri. Oleh karena itu masalah memberi makan kepada burung yang sedang membesarkan anak janganlah diremehkan, sebab kondisi burung tidak boleh sampai menurun.perawatan burung merpati sedang mengeram

Kalau menurun, maka dalam peneluran kedua dan ketiga anak-anak burung yang dihasilkan akan merosot, tidak sebaik anak-anaknya yang pertama.

Hijauan – seperti telah disebutkan – perlu diberikan, di samping grit yang merupakan keperluan mutlak bagi merpati. Namun ada juga pihak yang tidak menyetujui bila merpati diberi hijauan, dengan alasan bahwa kotoran burung menjadi basah berair – dikhawatirkan ada cacing.

Sebenarnya kotoran yang basah karena burung memakan hijauan tidaklah mengganggu burung. Sehari setelah burung diberi makanan hijauan kotoran akan kembali normal, dan kalau terus ada itu berarti penyebabnya bukan karena memakan hijauan. Memang, di dalam memberikan hijauan, tidak semua burung harus diberi sama banyaknya.

Burung-burung yang dipertandingkan diberi hijauan lebih sedikit dari lain-lainnya, dan diperhatikan kotorannya. Kalau keesokan harinya tetap basah, tidak kembali normal, berarti hijauan terlalu “keras” bagi burung ini, dan burung jangan lagi diberi hijauan selama masa-masa burung dipertandingkan.

Artikel terkait.

Bagi burung-burung yang diternakkan, hijauan perlu diberikan. Kondisi bertanding dan kondisi mengembangkan keturunan berbeda, dan apa yang baik bagi yang satu belum tentu baik bagi yang lain. Tentunya hijauan perlu dicuci sampai bersih. Hijauan ini tidak hanya perlu bagi burung, tetapi jgau memberikan variasi makanan bagi dietnya. Beberapa hijauan yang dapat diberikan kepada burung antara lain adalah:

Kubis (dipotong kecil-kecil),

bayam (dipotong-potong atau diberikan utuh),

wortel (dipotong kecil-kecil),

seledri (diberikan utuh),

selada (dipotong kecil-kecil),

seledri air (dipotong-potong atau diberikan utuh),

kangkung (dipotong kecil-kecil),

bawang putih (potong kecil-kecil dan masukkan ke mulut burung agar ditelan).

Terhadap hijauan ini kita dapat mencampurkan garam berjodium, merica, atau garam yang sudah bercampur dengan baawng putih – tiga-tiganya janganlah diberikan sekaligus, tetapi bergantian, dan ini diberikan dari waktu ke waktu. Jadi tampak seolah kita memberikan suatu campuran selada dengan bambu yang berbeda-beda.

Seperti telah disebutkan, apa yang kita berikan kepada burunng tidaklah selalu merupakan mutu yang terbaik. Keperluan burung akan vitamin dan mineral juga tidak selalu terpenuhi. Makanan burung berupa pellet buatan pabrik, yang kita harapkan dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, tidaklah selalu dapat kita berikan kepada burung. Dengan demikian kita perlu memberikan makanan tambahan kepada burung, yang pemberiannya perlu kita atur. Antara lain adalah:

  • Makanan burung dalam bentuk pellet (buatan pabrik) dibuat dengan nilai gizi yang terkendali. Kadar proteinnya tinggi, dan ini sangat perlu bagi perkembangan yang cepat bagi anak-anak burung. Oleh karena itu makanan bagi burung-burung yang diternakkan dapat dibuat dengan 8-% bijian dan 20% pellet.
  • Minyak ikan merupakan tambahan makanan. Minyak ikan dalam bentuk kapsul lunak dapat diberikan kepada burung secara langsung, atau minyak ikan ini diberikan dengan dicampurkan pada bijian. Oleh karena bijian yang terkena minyak ikan ini menjadi basah, maka padanya dapat kita berikan tepung vitamin dan mineral, sehingga tepung ini menempel dengan mudah pada minyak.
  • Vitamin dan mineral diberikan dalam bentuk tepung, yang dicampurkan dengan makanan bijian. Atau diberikan dalam bentuk cairan, yang nantinya diberikan melalui air minum.
Tulisan terkait :
loading...
Perawatan Burung Merpati Sedang Mengeram | Penulis | 4.5