Perawatan Burung Merpati Sebelum Lomba

Perawatan burung merpati sebelum masuk lomba.Kedudukan burung merpati betina dalam sistem duda penting, walaupun tidak turut dipertandingkan dalam lomba merpati seperti halnya dengan sistem alamiah. Kita perlu memilih burung betina secara hati-hati sewaktu kita mengusahakan sistem duda, sebab burung betina ini harsulah bersifat menyayangi dan mencintai pasangannya. Sekembali sang jantan maka burung betina ini haruslah mampu menyambutnya dengan cinta dan kasih sayang, dan benar-benar merindukan pasangannya.

Betina  yang “dingin” ia akan mengurangi kegairahan burung duda dan dapat merusak keseluruhan acara. Dengan demikian, langkah lain setelah burung duda dibawa pergi untuk dipertandingkan adalah kita mempersiapkan burung untuk dipertandingkan adalah kita mempersiapkan burung betina agar menantikan kedatangan pasangannya dengan baik.

Artikel terkait.

Dua hari sebelum pertandingan, sang betina perlu diberi makan bijian yang dapat menggairahkannya – disebutkan ini adalah jenis biji rape, hemp (semacam biji rami), dan linsed, yang tak selalu ada di pasaran kita. Makanan ini membantu sekali. Menjelang malam di mana besoknya pertandingan dilakukan, burung diberi kesempatan untuk terbang sedikitnya 45 menit. Ini akan membantu burung menggerakkann otot-ototnya dan membuat burung bergairah untuk bersarang. Setelah 45 menit terbang, buka jendela dan biarkan burung masuk ke kotak sarang dan kurung.

Di hari pertandingan, pagi-pagi burung betina ini diberikan makan bijian yang besar-besar butirannya agar ia tidak lagi ingin makan butiran-butiran kecil yang diberikan kepada burung duda yang baru kembali. Di samping itu juga akan mencegah burung betina untuk makan sehingga waktu burung duda makan, tetapi akan mempertontonkan kasih sayangnya sewaktu burung duda makan.perawatan burung merpati sebelum masuk lomba

Sebelum duda kembali, sarang perlu dimasukkan ke dalam kotak sarang. Ini bukan hanya menggairahkan burung betina, tetapi juga burung duda yang baru pulang berantanding. Sebelum burung duda tiba, jendela-jendela dibuka lebar-lebar sehingga burung dapat langsung ke kotak sarang. Dan karena betinanya dikurung dalam ruang satunya maka burung duda itu tak akan ke luar kandang lagi.

Setelah waktu dicatat (kartu ada pada burung) biarkan burung duda memasuki ruang betinanya dan biarkan mereka berduaan. Tak ada patokan berapa lama burung dibiarkan berdua, tetapi ada pihak yang menghitung berdasarkan duda ini terbang: untuk jarak 100 mil (150 km) burung dibiarkan untuk beberapa jam, dan semakin jauh jaraknya semakin lama.

Perlu dicatatat bahwa di dalam sistem duda ini burung betina harus ditempatkan pada tempat di mana burung duda pasangannya tak mendengar atau melihatnya. Kalau sang duda tahu di mana tempat pasangannya ia akan ke tempat ini dan boleh jadi burung duda ini tak dapat dipakai sebagai burung sistem duda.

Kalau diringkas, maka sistem duda ini banyak dikaitkan orang dengan stimuli (rangsangan) yang muncul sewaktu burung melihat betinanya, dan ini akan mendorong burung sewaktu burung melihat betinanya, dan ini akan mendorong burung sewaktu bertanding.

Artikel terkait.

Stimuli (rangsangan) ini bekerja pada kelenjar indokrin, yang juga akan merangsang kemampuan burung untuk bertanding – ini dapat disamakan dengan kelenjar adrenalin pada manusia.

Cara mengembangkan kemampuan bertanding merpati pos banyak sekali, tetapi dapatlah dikatakan bahwa sistem terbaik hingga saat ini adalah sistem duda seperti yang diuraikan ini. Kekurangna dan kelemahan memang ada, tetapi hasil-hasil yang didapat jauh  lebih banyak daripada kekurangan-kekurangan yang ada.

Perlu diingat, walaupun sistem duda ini merupakan yang terbaik tetapi kita tidak dapat menjadikan burung-burung yang buruk menjadi pemenang. Kalau dalam sistem alamiah burung telah gagal, maka dalam sistem duda pun tidak akan berhasil. Oleh karena itu kita perlu menilainya dengan burung-burung yang diperhitungkan akan mampu memenuhi harapakan kita.

Tulisan terkait :
loading...
Perawatan Burung Merpati Sebelum Lomba | Penulis | 4.5