Penyakit Parasit Yang Sering Menyerang Burung Merpati

Banyak jenis penyakit parasit yang sering menyerang burung merpati.Salah satunya adalan penyakit Coccidiosis. Penyakit ini disebabkan oleh protozoa dan mengakibatkan peradangan pada intestin (usus). Sebenarnya protozoa ini merupakan parasit yang tinggal di dalam tubuh semua merpati, tetapi itu tidak mempengaruhi burung selama burung sehat. Serangan timbul manakala burung kekurangan gizi dan kondisi fisiknya lemah.

Burung yang terkena penyakit ini menjadi lemah, mengalami mencret hebat, cepat menjadi kurus, dan tampak pucat kekurangan darah. Burung banyak minum tetapi tidak mau makan dan mencretnya sering begitu hebatnya sehingga terjadi gumpalan kotoran di pantatnya.Penyakit Parasit burung merpati

Artikel terkait.

Satu-satunya cara penyebaran penyakit ini adalah melalui burung lain yang memakan protozoa coccidia yang dikeluarkan oleh burung yang sakit melalui kotorannya. Oleh karena itu bersihkanlah kandang sampai bersih betul, dan usahakanlah agar kandang tetap kering, tidak lembap, sebab coccidia akan mati bila keadaan menjadi kering. Dan cegahlah makanan jangan sampai terkena kotoran burung.

Pengobatan dapat dilakukan dengan memakai obat-obatan yang sesuai yang dapat diperoleh di pasaran.

Penyakit Cacar 

Cacar ini disebabkan oleh virus. Cacar dapat mengakibatkan merpati cacat dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Gejala tampak sebagai kulit yang mengembang dan muncul pada daerah yang tak ditumbuhi oleh bulu. Ada dua macam cacar, yaitu cacar leher dan cacar kulit. Cacar leher, atau diphhteria, ditemukan hanya pada leher dan memiliki angka kematian yang besar.

Pada cacar kulit kita akan melihat adanya pertumbuhan semacam kutil yang dapat begitu besar sehingga daerah mata atau kaki dipenuhi seluruhnya. Jarang cacar kulit ini sampai mematikan, dan kalau sampai mematikan berarti burung ini tidak sehat. Burung sehat dapat terjangkit cacar kulit tetapi hanya dalam batas-batas tertentu saja.

Artikel terkait.

Virus cacar ini dibawa oleh nyamuk, dan hanya dapat masuk ke badan melalui luka. Sekali nyamuk pembawa virus ini menggigit burung, maka kemungkinan besar cacar akan muncul pada tempat gigitan itu. Cacar dapat juga menyebar melalui luka-luka terbuka yang didapat oleh burung sewaktu berkelahi dengan burung lain yang menderita cacar.

Tak ada pengobatan secara cepat bagi penyakit cacar ini. Vaksin cacar buat burung dapat dipakai untuk pencegahan, tetapi kalau ada maka vaksin cacar buat manusia dapat diberikan kepada burung dan vaksin ini lebih baik dan lebih efektif. Luka cacar setelah vaksinasi dapat diobati dengan jodium, mercurochrome (obat merah), peroksida atau obat sejenisnya.

Tulisan terkait :
loading...
Penyakit Parasit Yang Sering Menyerang Burung Merpati | Penulis | 4.5