Penyakit dan Pengobatan Pada Segala jenis Burung

Dalam memelihara makhluk hidup tidak terlepas dari masalah penyakit dan pengobatanya. Penyakit dan pengobatan pada segala jenis burung perlu kita ketahui.Berbagai penyakit dari timbulnya penyakit pada burung  adalah keadaan sekitar kandang yang tidak bersih dan sehat. Faktor sekitar lingkungan juga berpengaruh dalam kesehatan burung parkit. Kebersihan kandang dapat menjamin kesehatan dari ternak.

Proses membersihkan kandang atau yang sering disebut sebagai proses sanitasi kandang dilakukan setiap hari tanpa menunggu limbah yang tertumpuk semakin banyak. Sanitasi sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari secara rutin.

Artikel terkait.

Selain menjaga kebersihan kandang, sanitasi juga berfungsi sebagai pemutus rantai kehidupan dari bakteri, virus, dan jamur yang merugikan. Dimulai dari membersihkan lantai dari kotoran burung, membersihkan bulu-bulu yang rontok, membersihkan sisa atau kulit dari pakan yang tercecer, sampai proses membersihkan tempat pakan dan tempat minum setiap harinya.

Kotoran yang dibersihkan dari kandang tersebut ada baiknya jika ditimbun atau dibakar dalam tempat sampah agar kotorannya tidak bertebaran di mana-mana. Jika kotoran-kotoran tersebut sampai terhirup oleh manusia akan menyebabkan gangguan pernapasan dan penyakit kulit seperti alergi sehingga timbul gatel-gatel.images (15)

Selain faktor lingkungan, sebagian besar penyebab kematian burung baik secara langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh malnutrisi  (kekuranglengkapan gizi) dan stres. Banyak pemelihara memberikan pakan pada burungnya cukup banyak, kadang berlebihan, tetapi mutunya rendah dan monoton sehingga dapat terjadi defisiensi (kekurangan) sesuatu zat nutrisi.

Selain faktor pakan yang menjadi penyebab kegagalan dalam menangkarkan parkit, faktor stres yang diderita oleh burung juga bisa menjadi ancaman kegagalan penangkaran.

Stres pada burung dapat disebabkan oleh buruknya higiene (kebersihan), perubahan-perubahan suhu yang cepat, atau trauma baik fisik maupun psikis. Penyakit yang diakibatkan karena defisiensi zat nutrisi ataupun karena stres berjalan lama dan menyebabkan burung terlihat lemah dan pada akhirnya karena tubuh tidak mampu bertahan burung akan mati.

Burung yang tidak sehat menunjukkan ciri-ciri tertentu. Ada berbagai macam cara identifikasi untuk mengetahui status kesehatan burung.

Artikel terkait.

Ciri-Ciri Burung Sakit

1. Mata

Pada mata keluar sekretum (cairan yang tidak normal atau tidak biasanya), berubah warna atau kecerahannya, sayu, mata dipejam-pejamkan, dan terjadi pembengkakan di sekitar mata.

2. Lubang hidung

Dari lubang hidung keluar ingus, terdapat suatu zat yang membeku sehingga menutupi lubang hidung dan bersin-bersin atau membuka-buka paruhnya karena sesak nafas. Selain itu, bulu-bulu di sekitar nostril dan kepala pada umumnya kotor karena sering digaruk atau diusap.

3. Sayap dan bulu

Bulu tampak kusam dan kusut, sayap lunglai (baik sebelah atau keduanya), perilaku menata bulu-bulu (didis) hilang atau tidak dilakukan.

4. Nafsu atau perilaku makan

Nafsu makan turun atau hilang, tidak pandai mematuk makanannya, dan berat badan menurun.

5. Keseimbangan

Burung tampak sempoyongan, tidak mampu atau sukar bertengger (biasanya burung ada di lantai sangkar), dan tidak suka bergerak (inaktif), dan burung hanya terlihat murung.

6. Sendi tulang

Pada sendi tulang terjadi pembengkakan dan berubah bentuk.

7. Kebiasaan sehari-hari

Kebiasaan sehari-hari yang biasa dilakukan tidak dilakukan lagi, tidak suka mandi dan tidak suka terbang.

8. Tubuh

Terdapat jendolan atau timbunan suatu masa di manapun pada tubuhnya.

Dari semuanya itu apabila menemukan pendarahan dari manapun keluarnya adalah merupakan tanda keadaan yang sudah parah. Dengan demikian, dianjurkan untuk segera mengobati dan berkonsultasi dengan ahlinya tentang gejala penyakit yang diderita parkit.

Tulisan terkait :
loading...
Penyakit dan Pengobatan Pada Segala jenis Burung | Penulis | 4.5