Pengobatan Penyakit Paratyphus/Bakteri Pada Merpati

Pengobatan Penyakit Paratyphus/bakteri pada merpatiĀ : Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan mungkin merupakan penyakit paling serius bagi burung merpati. Serangannya dapat mengakibatkan kematian dari 80% burung merpati yang ada dalam kandang.

Gejalanya pada burung dewasa dapat berbeda-beda. Persendian (umumnya di sayap) dan kaki merupakan tempat-tempat yang mudah bengkak dan akan terisi oleh cairan. Burung yang pincang atau lumpuh merupakan tanda adanya penyakit paratyphus ini.

Artikel terkait.

Pada serangan hebat maka kematian dapat terjadi tanpa ada pembengkakan. Mencret, bulu mengembang, dan sayap menggantung sering menyertai burung yang terserang penyakit ini.

Kalau kita menemukan anak burung yang mati sewaktu masih dalam telur (di sarang) tanpa sebab-sebab yang jelas, kita dapat memperkirakan penyebabnya adalah paratyphus.

Boleh jadi pembengkakan pada sayap burung karena penggumpaalan darah akibat cedera, tetapi kalau peembengkakan itu terjadi pada beberapa burung sekaligus maka kita perlu mengarahkan dugaan bahwa penyebabnya adalah paratyphus.penyakit bakteri pada burung merpati

Pengobatan memang dapat dilakukan, dan ada obat-obatan untuk itu. Namun pengalaman mengajarkan bahwa membunuh burung-burung yang terserang penyakit ini adalah cara yang terbaik terutama dilihat dari cara pencegahan menjangkitnya penyakit ini pada burung ini.

Penyakit ini menyebar melalui beberapa cara, dan yang tercepat adalah melalui kotoran dan air minum. Lalat, burung-burung liar, dan tikus merupakan binatang yang dapat menyebarkan penyakit ini.

Oleh karena itu, sekali kita yakini ada burung yang terkena penyakit ini, maka bunuhlah, atau minimal pisahkanlah dengan segera. Selanjutnya lakukan pengobatan misal terhadap seluruh burung yang ada dengan obat antibiotik, sulfa (sulfamerazine, sulfamethazine).

Artikel terkait.
Tulisan terkait :
loading...
Pengobatan Penyakit Paratyphus/Bakteri Pada Merpati | Penulis | 4.5