Pembagian Spesies Burung Merpati Konsumsi

Kita membagi Spesies burung merpati ke dalam 3 kelompok, dan salah satunya adalah Spesies burung Merpati  konsumsi, walaupun pembagian ini kurang tepat. Spesies Burung Merpati  ini dapat juga digolongkan burung Merpati konsumsi, walaupun pembagian ini mungkin kurang tepat.

Burung ini dapat juga digolongkan sebagai burung serbaguna, sebab sebagian dari burung-burung ini ada yang dipamerkan karena tergolong indah tetapi daging serta anak-anaknya tetap dapat digunakan untuk keperluan konsumsi.

Artikel terkait.

Jadi atas pengelompokan ini hanya dinilai sekedar burung potong (seperti halnya ayam potong), tetapi juga hendaknya dinilai sebagai burung yang masih dapat dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk di dalamnya sebagai burung hias, karena burung ini juga dijadikan bahan pameran di beberapa negara.

Bahkan dari kelompok ini ditemukan pula adanya burung yang dapat dijadikan burung aduan, walaupun mutunya tidak setaraf. Kadang-kadang kita juga menemukan adanya burung-burung yang tergolong sebagai merpati hias dan merpati pos, kemudian dikembangkan untuk dijadikan burung serba guna, yaitu dikembangkan ke arah lain-lain. di antaranya adalah untuk keperluan konsumsi, alias dipotong dan dimakan.

Kalau kita perhatikan secara seksama, maka dapat disimpulkan bahwa pada umumnya burung konsumsi dikembangkan dari burung-burung yang berbadan besar dan pertumbuhannya cepat. Jenis Runt, kadang-kadang disebut dengan nama Giant Runt (Runt raksasa) misalnya, barangkali merupakan merpati peliharaan yang terbesar.Jenis burung merpati konsumsi

Jenis burung ini yang baik, dapat mencapai berat sampai 1,25 kg, bahkan yang betul-betul baik dapat mencapai berat 2 kg. Dengan beratnya dan besarnya itu, sudah tentu burung ini menjadi serba guna. Tetapi bagi mereka yang menggemari makan anak burung dara agaknya kurang menyukai  anak burung Runt raksasa ini, karena badannya terlalu besar. Lebih-lebih setelah diketahui bahwa burung ini sangat produktif menghasilkan anak, sama seperti pada jenis-jenis yang lain.

Burung Runt ini tidak senang terbang, sehingga tidak memerlukan temat yang luas untuk melatih dan melemaskan sayapnya. burung ini cukup dikurung dalam kandang berukuran 2 m x 1,5 m x 1,5 m, dan diberi kotak sarang dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm.

Berbeda burung-burung lain yang lebih baik dibuatkan kandang dalam 2 bagian, yaitu satu bagian merupakan ruang tertutup di mana burung berada di malam hari, dan satu lagi adalah ruang terbuka yang terdiri dari kawat keseluruhannya, di mana burung dapat terbang dan menikmati udara terbuka, maka kandang burung Runt cukup satu bagian saja.

Artikel terkait.

Diadakannya ruang yang berbeda di dalam sebuah kandang, satu terbuka dan satu tertutup, adalah agar burung berada dalam pemeliharaan yang lebih baik. Kandang tertutup, yang lebih menyerupai ruang sebuah rumah, menjadi tempat bagi burung untuk tempat berteduh dan menghindari terik matahari di siang hari serta dari hujan atau angin, sedang di ruang kawat yang sifatnya terbuka burung dapat menikmati udara terbuka sesukanya.

Burung diusahakan untuk berada di ruang tertutup di malam hari, atau di saat lain (hujan), dan di sinilah burung diberi makan dan pada ruang inilah ita menyediakan kotak-kotak sarang untuk bertelur, mengeram dan membesarkan anak. Di dalam ruang ini pulalah kita dapat menjinakkan burung-burung yang kita pelihara, sehingga burung lama-lama menjadi “tahu diri” kalau diberi kesempatan untuk menikmati udara terbuka.

Apa yang disebutkan itu adalah berdasarkan pandangan dari mereka yang memelihara burung di wilayah-wilayah yang memiliki perubahan suhu dan cuaca yang sangat mencolok seperti di Eropa. Tentu apa yang disebutkan itu tidak selalu dikerjakan oleh penggemar merpati di negara kita.

Umunya orang melepas merpati peliharaannya. Burung dibiarkan mencari makan sendiri, bila perlu, atau disediakan makan. Dengan cara melepas burung tersebut maka keadaan kandang tidaklah menjadi masalah. Sebuah atau beberapa buah kotak – tergantung jumlah burung- yang dibuat dari kotak sabun atau lainnya dianggap memadai.

Cara-cara seperti itu sudah biasa dan umum dilakukan orang. Ada pula yang membuat rumah merpati secara khusus, diletakkan di sebuah tiang, dan tentu ini memakan biaya yang lebih besar. Cara pemeliharaan burung seperti itu tentu tidak selalu menggantungkan bila burung yang dipelihara itu tergolong tidak umum dipasaran.

Bahkan sangat boleh jadi, setelah orang tahu tentang harganya, burung dapat hilang dicuri orang. Melepas burung seperti itu juga merugikan pemeliharanya karena burung sulit diawasi dan diatur dalam mencari jodoh, sesuatu yang tidak menguntungkan kalau orang berusaha menjaga suatu keturunan.

Membuat kandang dengan satu ruangan saja telah banyak dilakukan oleh mereka yang mmemelihara merpati. Ada yang membuat kandang dengan memberi atap pada seluruh ruangan. Ada yang memberi kawat pada keempat sisi kandang, tetapi ada pula yang memberi dinding pada satu sisi, di mana di sisi itulah ditempatkan kotak-kotak sarang untuk burung. Lantai ada yang diberi potstal agar tidak bau, tetapi ada yang membiarkan lantainya dari tanah, di samping ada pula yang memberi semen pada lantainya.

Tulisan terkait :
loading...
Pembagian Spesies Burung Merpati Konsumsi | Penulis | 4.5