Panduan Lengkap Teknik Budidaya Itik Pedaging

Teknik Budidaya Itik pedaging-Tidak bisa dipungkiri bahwa ketersediaan bibit itik pedaging dari jenis itik jantan, tiktok, enthok, peking atau jenis itik pedaging lainnya masih sangat terbatas. Demikian juga dengan suplai daging itik yang berasal dari itik petelur yang sudah afkir juga semakin terbatas.

Permintaan akan daging itik potong baik itik jantan muda atau itik petelur afkir kian meningkat dan belum bisa terpenuhi secara optimal dari sumber-sumber di atas.

Artikel terkait.

Sehingga alternatif pilihan akhirnya jatuh pada itik jantan atau itik pedaging lainnya yang dibesarkan sekitar 35-40 hari. Dulu itik jantan potong dipandang sebelah mata karena kurang berperannya dalam sektor perunggasan, akan tetapi sekarang menjadi bahan rebutan.Panduan Lengkap Teknik Budidaya Itik Pedaging

Langkah beternak itik jantan potong

1. H-30

  • Pembuatan kandang boks beserta perlengkapan kandang (tempat pakan, tempat minum, pemanas/brooder)
  • Mencari sumber informasi penyedia bibit itik pedaging (DOD) yang terpercaya.
  • Memperkaya pengetahuan cara beternak itik pedaging dengan banyak membaca buku, mengikuti training, atau konsultasi langsung kepada ahli.
  • Mencari informasi pengepul/penampung hasil panenan itik pedaging.

2. H-7

  • Penyucihamaan kandang dengan desinfektan.
  • Memastikan untuk memesan DOD itik pedaging kepada produsen, akan tetapi alangkah baiknya kalau anda sudah memesan sebelumnya karena pada saat-saat tertentu biasanya ketersediaan DOD sangat terbatas.

3. H-2

  • Pembelian pakan starter
  • Pembelian vitamin (vitachick, vitastress, rhodivit, sorbitol, dan lain sebagainya)
  • Pembelian obat dan preparat antibiotika (antisnot, teraphy, teramycin, coccidiostat, dll) sebagai langkah persiapan kalau gejala penyakit yang datang secara tiba-tiba.

4. H-1

Artikel terkait.
  • Memeriksa kembali kesiapan kandang boks, pemanas (brooder), jumlah tempat pakan dan minum.
  • Mempersiapkan bahan (bukan mencampur) seperti gula putih/merah, susu, extrajoss, dsb. Sebagai minuman khusus untuk DOD yang baru datang apabila anda mendatangkan DOD nya dari tempat lain.

5. H (kedatangan DOD)

  • Penanganan DOD apabila didatangkan dari tempat lain, seperti pemberian air minum yang dicampur dengan gula (gula pasir/merah), susu, minuman elektrolit dan lain sebagainya.
  • Seleksi dan pemisahan bibit (terlihat sakit, omphalitis, agak kerdil, dll)
  • Mengganti air gula atau lainnya (ketika DOD datang) 1/2 – 1 jam kemudian dengan air minum biasa atau bisa juga ditambahkan vitamin untuk merangsang nafsu makan DOD.
  • Pemberian pakan (bentuk tepung lebih bagus) 1/2 – 1 jam setelah air gula diganti dengan jumlah sedikit demi sedikit terlebih dahulu akan tetapi frekuensinya lebih sering.
  • Mengurangi jumlah tempat air minum pada malam hari dan kalau anda menggunakan wadah minum berbentuk cekungan maka sebaiknya cekungan tersebut diisi batu kerikil atau kelereng .

6. H+1 sampai H+14

  • Pemberian pakan starter bentuk tepung dengan frekuensi bisa sampaii 5x dalam sehari. Pakan dicampur dengan sedikit air agar mudah ditelan.
  • Air minum selalu tersedia.
  • Membersihkan kandang (sanitasi).
  • Melepas pemanasan atau mengurangi panas pada hari H+14 apabial kondisi anak itu sudah kuat untuk menahan hawa dingin. Apabila dirasa belum kuat pemanas bisa diteruskan sampai hari H+20 akan tetapi suhu/watt lampu perlu diturunkan.
  • Pembelian pakan grower dan bahan pakan alternatif.

7. H+14 sampai H+20

  • Pemberian pakan grower yang dicampur dengan pakan alternatif lainnya dengan frekuensi bisa sampai 3x dalam sehari. Pakan dicampur dengan sedikit air (tidak sampai berair).
  • Air minum selalu tersedia.
  • Membersihkan kandang (sanitas).
  • Pemberian obat anti stress pada H+20 apabila itik akan dipindah ke kandang ren/postal.

8. H+21 sampai H+30

  • Pindah ke kandang yang lebih besar.
  • Melepas pemanas apabila pada H+14 belum di lakukan.
  • Sama dengan manajemen pemeliharaan H+20.
  • Penambahan obat anti stress pada H+21 apabila efek stress masih terlihat.
  • Penambahan sekam, jerami atau bahan alas (litter) lainnya sebagai tempat tidur itik dan agar kondisi kandang tidak terlalu lembab dan berdebu.

9. H+31 sampai H+35

  • Seleksi itik yang memenuhi kriteria sudah layak jual (berat 1-1,3 kg).
  • Mengundang calon pembeli atau mencari pembeli lain untuk bahan perbandingan harga. Hal ini tidak berlaku bagi peternak yang sudah melakukan kontrak harga sebelumnya.
  • Manajemen pemeliharaan harian tetap berlangsung.

10. H+36 sampai panen

  • Penjualan itik siap potong.
  • Pengosongan kandang.
Tulisan terkait :
loading...
Panduan Lengkap Teknik Budidaya Itik Pedaging | Penulis | 4.5