Nutrisi Dan Gizi Olahan Daging Itik Untuk Manusia

Nutrisi Dan Gizi olahan Daging Itik Untuk Manusia-Daging itik memiliki keunikan dibandingkan daging unggas lain. Daging itik terasa lebih liat dan basah, tetapi mempunyai rasa yang gurih. Selain enak, daging itik memiliki nilai gizi yag tingi. Nilai gizi tersebut sebagai berikut.

Nutrisi, Nilai per 100 gram porsi daging itik mentah

Artikel terkait.

Air, 73.77 g

Energi, 132 kcal

Energi, 552 kj

Protein, 18.28 g

Total lemak, 5.95 g

Karbohidrat, 0 g

Artikel terkait.

Serat, 0 g

Ampas, 1.06 g

MineralNutrisi Dan Gizi olahan Daging Itik Untuk Manusia-

Kalsium, Ca, 11 mg

Besi, Fe, 2.4 mg

Magnesium, Mg, 19 mg

Phospor, P, 203 mg

Potassium, K, 271 mg

Sodium, Na, 74 mg

Seng, Zn, 1.9 mg

Tembaga, Cu, 0.253 mg

Mangan, Mn, 0.019 mg

Selenium, Se, 13.9 mcg

VItamin

Vitamin C, asam ascorbic, 5.8 mg

Thiamin, 0.36 mg

Riboflavin, 0.45 mg

Niacin, 5.3 mg

Asam Patothenic, 1.6 mg

Vitamin B-6, 0.34 mg

Folate, 25 mcg

Vitamin B-12, 0.4 mcg

Vitamin A, 79 IU

Vitamin A, RE, 24 mcg_RE

Vitamin E, 0.7 mg_ATE

Lemak

Asam lemak Jenuh, saturated, 2.32 g

4:0, 0 g

6:0, 0 g

8:0, 0 g

10:0, 0 g

12:0, 0.03 g

14:0, 0.02 g

16:0, 1.22 g

18:0, 0.77 g

Asam Lemak Tak Jenuh, monounsatureted, 1.54 g

16:1, 0.22 g

18:1, 1.32 g

20:1, 0 g

22:1, 0 g

Asam Lemak Tak Jenuh, polyunsaturated, 0.75 g

18:2, 0.67 g

28:3, 0.08 g

18:4, 0 g

20:4, 0 g

20:5, 0 g

22:5, 0 g

22:6, 0 g

Kolestrol, 77 mg

Asam Amino

Tryptophan, 0.254 g

Threonine, 0.781 g

Isoleucine, 0.939 g

Leucine, 1.544 g

Lysine, 1.564 g

Methionine, 0.494 g

Cystine, 0.281 g

Phenylalanine, 0.766 g

Tyrosine, 0.696 g

Valine, 0.956 g

Arginine, 1.166 g

Histidine, 0.483 g

Alanine, 1.158 g

Asam Aspartic, 1.79 g

Asam Glutamic, 2.86 g

Glycine, 1.024 g

Proline, 0.898 g

Serine, 0.787 g

Untuk menciptakan hidangan atau masakan itik yang lezat dan sesuai selera dibutuhkan pengetahuan, pengenalan bahan, serta teknik memasak yang benar. Agar tidak salah mengolahnya, baca tip berikut:

Daging bebek memiliki aroma yang lebih manis, sehingga penangannya tentu lebih rumit dibandingkan daging ayam. Terutama untuk mengempukkan dagingnya yang liat serta menghilangkan aroma amis yang menyengat, dibutuhkan waktu dan pengalaman memasak.

Sebelum mengelola daging bebek menjadi masakan tertentu, tangani dulu bulu-bulunya yang dikenal sulit terlepas oleh rendam air panas sekali pun, sehingga terkadang kita mesti mencabutinya dengan alat penjepit lalu menggarangnya sebentar di atas api. Setelah itu, baru bisa merebusnya dengan air yang lebih banyak biar empuk. Atau dengan melumuri meat tenderizer setelah daging dipotong-potong.

Untuk mengurangi aroma anyir, daging bebek bisa direndam dalam larutan jeruk nipis atau cuka. Ketika memasaknya, campurkanlah bumbu penambah aroma seperti sereh, daun salam, daun jeruk, atau lengkuas.

Daging bebek bisa mengobati suara serak menghilangkan gas dalam pertu, meningkatkan kejantanan, dan menggemukkan dan memperkuat badan, ini juga baik untuk membebaskan perasaan sakit berasal dari lemak. Lemak bebek membersihkan dan mempercantik kulit.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan daging itik kurang menarik simpati masyarakat di Indonesia, antara lain selama ini variasi pengolahan daging itik yang bisa mengundang selera konsumen sangat terbatas jika dibandingkan daging ternak lainnya seperti daging sapi, kado (kambing dan domba), dan ayam. Harga daging itik sendiri juga relatif mahal dibandingkan ayam sehingga kurang menarik minat beli masyarakat. Apabila pengolahan daging itik ini bisa dikuasai oleh masyarakat kita maka kemungkinan masalah pemasaran daging itik akan sedikit terpecahkan.

Pada hakikatnya, kelunakan daging itik tidak terlepas dari komposisi daging yang terdiri dari sel-sel serabut otot, tenunan pengikat, dan lemak-lemak dalam struktur serabut otot. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi nilai kelunakan daging ternak, antara lain:

  1. Genetic : faktor keturunan menyebabkan lunak tidaknya daging
  2. Umur : makin ternak umur ternak, makin keras pula sel-sel serabut otot dan tenunan pengikat
  3. Makanan : makanan tertentu dapat mempengaruhi nilai kelunakan daging ternak
  4. Pemotongan : pemotongan yang baik dapat mempengaruhi nilai kelunakan daging ternak
  5. Pemuliaan : dengan pemuliaan bisa diperoleh keturunan ternak yang memiliki daging dengan kelunakan daging dengan kelunakan tertentu
  6. Pengolahan : penggunaan enzim proteolitik dapat melunakkan daging ternak
  7. Penyimpanan : penyimpanan dalam suhu tertentu akan mempengaruhi kelunakan daging ternak
Tulisan terkait :
loading...
Nutrisi Dan Gizi Olahan Daging Itik Untuk Manusia | Penulis | 4.5