Memulai Budidaya Bisnis Itik Pedaging

Memulai budidaya bisnis itik pedaging.Masyarakat kita, saat ini semakin menggemari daging itik. Hal ini dapat dilihat dari semakin menjamurnya rumah makan yang menyajikan nasi bebek. Akan tetapi pemenuhan kebutuhan bebek potong masih amat tradisional dan dalam bentuk bebek petelur afkir atau pejantan-pejantan yang dipelihara seadanya.

Untuk memenuhi kebutuhan dan kegemaran masyarakat akan pedaging itik tersebut perlu diusahakan suatu usaha peternakan itik potong yang dapat menjami pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Artikel terkait.

Pengembangan dan pemeliharaan itik potong agar tercapai efisiensi pemanfaatannya dapat menggunakan itik yang telah lewat masa produksinya maupun itik jantan. Hal ini dimaksudkan karena itik jantan mempunnyai beberapa keunggulan dan keuntungan kalau ditinjau dari segi ekonomoisnya.

Untuk harga bibit, itik jantan lebih murah jika dibandingkan itik betina, karena itik selama ini hanya mengenal dan memetik keuntungan dari itik betina sebagai petelur.

Peliharaannya tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya dalam waktu 2-3 bulan sudah dapat dipetik hasilnya. Ini disebabkan karena pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya relatif lebih baik daripada itik betina.

Berat badan sampai saat dipotong tidak kurang dari 1,5 kg. Dengan memanfaatkan itik jantan, dalam waktu yang relatif singkat sudah dapat dicapai berat yang lebih dibutuhkan. Hal ini sangat menguntungkan konsumen jika dibandingkan dengan itik afkir. Pemotongan pada umur yang relatif muda, menghasilkan daging yang lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi.Memulai Budidaya Bisnis Itik Pedaging

Bisnis itik pedaging merupakan peluang bisnis yang cukup potensial, jika anda masih penasaran dengan bisnis ini ada beberapa hal yang membuat peluang bisnisĀ  ini layak dipertimbangkan.

Saat ini, tingkat konsumsi protein hewani masyarakat menunjukkan grafik yang terus meningkat seiring dengan tingkat pendapat dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi daging. Kondisi ini merupakan peluang usaha dari sisi pemenuhan kebutuhan daging baik daging ruminansia maupun daging unggas. Dari segi tingkat kebutuhan daging unggas, daging itik menduduki peringkat kedua setelah daging ayam disusul kemudian oleh daging puyuh dan merpati.

Artikel terkait.

Selama ini pemenuhan kebutuhan daging itik hanya berasal dari itik petelur yang sudah habis masa produktifnya alias sudah di afkir. Hal ini tidak sejalan dengan marak dan berkembangnya bisnis kuliner seperti resto dan yang menyajikan menu masakan daging bebek (itik). Maraknya resto dan warung tenda yang menyajikan menu bebek, seperti lalapan bebek goreng, bebek bakar, dan bebek presto di berbagai daerah bisa menjadi sandaran bagi peternak itik pedaging.

Menu olahan daging bebek ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner. Tak ayal jumlah permintaan daging itik naik sedangkan ketersediaan barang sedikit sehingga peluang pasar itik pedaging pun kian menjanjikan dan semakin terbuka lebar.

Kualitas dari daging itik afkir tidak sebaik daging itik yang memang dikembangkan sebagai itik pedaging. Daging itik muda mempunyai tekstur lebih lembut, lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi lantaran mulai dipotong rata-rata umur 5-6 minggu.

Berikut disajikan beberapa pertanyaan yang akan dapat menghilangkan keraguan anda untuk memulai usaha budidaya penggemukan itik jantan.

Mengapa harus itik?

Kita semua tahu bahwa satu porsi nasi bebek harga nya lebih mahal 1-2 kali lipat jika dibandingkan dengan harga satu porsi nasi ayam (goreng, bakar, crispy, dll). Mengapa? Karena daging itik mempunyai cita rasa khas tersendiri apalagi daging itik muda.

Mengapa itik jantan?

Harga DOD itik jantan lebih murah daripada yang betina, di samping itu secara teori dan praktek pun menyimpulkan bahwa laju pertumbuhan itik jantan lebih cepat daripada itik betina.

Mengapa 45-60 hari?

Sebesar 30% biaya produksi masuk untuk biaya pakan. Kebutuhan pakan meningkat seiring dengan bertambahnya umur itik. Selain itu itik jantan relatif lebih banyak mengkonsumsi pakan daripada itik betina. Semakin cepat waktu pemeliharaan harapannya adalah semakin sedikit biaya yang kita keluarkan untuk pakannya. Kedua adalah dengan memperhitungkan harga jual bebek umur 45-60 hari yang lumayan tinggi. Dan ketiga karena pada rentang umur tersebut adalah laju pertumbuhan yang optimal.

Harga jual dan peluang pasar

Kalau kita cermati harga itik afkir sekarang sekitar Rp 27.000-30.000/ekor dengan berat sekitar 1,5-1,8 kg. Dengan harga yang sama kita akan bisa mendapatkan 2 ekor itik remaja.

Apa saja keuntungan penggemukan itik?

  • Pemeliharaan itik potong hanya membutuhkan waktu 2-3 bulan (bobot 1 kg).
  • Usaha berbasis sumber daya lokal (bibit itik, pakan, dan peralatan) dapat diperoleh dari daerah sendiri.
  • Pada sistem pemeliharaan intensif (itik dipelihara di dalam kandang) tenaga kerja relatif sedikit.
  • Sistem tradisional (itik diangon) di daerah persawahan, sungai atau rawa.
Tulisan terkait :
loading...
Memulai Budidaya Bisnis Itik Pedaging | Penulis | 4.5