Kenapa Burung Hwa Mei Tampil Buruk Dalam Kontes

Kenapa burung hwa mei tampil buruk dalam kontes.Di arena kontes, tidak semua hwa mei selalu tampil baik, meskipun sudah terlatih atau sudah sering mendapat juara. Hal seperti itu bisa saja terjadi di luar perhitungan. Biasanya terjadi akibat penggemar terlalu memaksakan diri atau hanya menuruti kemauan hati. Ada beberapa penyebab yang biasanya  baru disadari setelah kontes berlangsung.

Stres

Artikel terkait.

Hwa mei kurang tampil prima bisa disebabkan terkena stres akibat perjalanan jauh dan kurang istirahat. Bisa juga dari cara membawanya yang kurang baik dan dalam perjalanan kurang mendapat udara segar.

Hal-hal semacam ini sering kali di luar perhitungan paara penggemar dan terjadi bukan disengaja. Untuk menghindari hal tersebut, kita harus berhati-hati dan melakukan pemeriksaan secara teliti sebelum hwa mei tampil di arena kontes.

Jika sudah diketahui adanya gangguan, sebaiknya hwa mei tidak disertakan dalam kontes untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tidak berkicau dan turun mental.

Ciri-ciri hwa mei yang terkena stres setelah dibawa dalam perjalanan jauh di antaranya bulu kepalanya tampak berdiri, sering berada di dasar sangkar seperti burung terkena sakit, malas bersuara, tampak ketakutan, atau sering melompat ke jeruji sangkar.kenapa burung hwa mei tampil buruk dalam kontes

Hwa Mei akan  Ganti Bulu

Memasuki masa ganti bulu, biasanya kondisi hwa mei agak menurun dan kicauannya juga berkurang. Di alam bebas, burung berkicau akan mengalami ganti bulu setelah musim berkembang biak. Sementara itu, burung yang dipelihara, saat ganti bulunya kurang dapat dipastikan. Pengaruh pakan juga bisa mempercepat rontoknya bulu.

Artikel terkait.

Jika ganti bulu terjadi saat hwa mei dikonteskan sebenarnya bisa dimaklumi, apalagi jika jarak tempuh ke tempat kontes agak jauh. Ganti bulu bisa saja terjadi pada hwa mei yang telah terlatih, karena sebelumnya kita tidak mengetahuinya.

Karena itu, kita harus mengetahui satu per satu kapan hwa mei yang dipelihara mulai ganti bulu. Ciri-ciri hwa mei akan ganti bulu adalah kurang rajin berkicau, warna bulu kusam, dan bulu-bulunya rontok.

Jika mngetahui dengan baik waktu ganti bulunya, kita bisa memprediksikan hwa mei bisa mengikuti kontes atau tidak. Karena itu, kita harus meminta penjelasan tentang waktu ganti bulu saat membeli hwa mei yang telah terlatih. Kita perlu memahami hal ini untuk menjaga agar hwa mei kita tidak mengalami turun mental akibat serangan lawan tandingnya di arena kontes.

Mental Hwa Mei Kurang Baik

Penyebab lain hwa mei kurang tampil prima adalah mentalnya masih labil atau kurang baik. Kurang baiknya mental haw mei bisa disebabkan belum saatnya disertakan dalam kontes, karena masa rawatnya belum mencukupi atau kurang maksimal.

Bisa juga disebabkan kurang dilatih diuar lingkungan rumah atau jarang sekali di bawa ke tempat yang jauh. Hwa mei yang mentalnya kurang baik, biasanya begitu tutup sangkarnya dibuka, ia lebih banyak diam (bengong) dan ada kalanya melompat-lompat.

Kalaupun mau berkicau hanya sesekali. Jika hal seperti itu dibiarkan, lama kelamaan hwa mei tidak akan berkicau lagi. Jadi, ada baiknya jika kita mengukur kemampuan hwa mei tidak hanya di sekitar rumah, tetapi coba membawanya ke tempat lain.

Ada hwa mei yang berperilaku kurang baik saat mengikuti kontes. Perilaku seperti ini dapat mengurangi nilainya. Beberapa perilaku buruk hwa mei saat dikonteskan di antaranya selalu nenggak, galak dan makan saat dikonteskan.

Selalu Nenggak

Ada hwa mei yang mempunyai kebiasaan nenggak atau memelintirkan kepalanya sambil melihat ke atas. Meskipun telah dibenahi dengan baik, kebiasaan tersebut sewaktu-waktu akan tetap dilakukannya. Hal seperti ini akan terus berulang saat hwa mei menemukan lawan yang tangguh di arena kontes, karena emosinya yang terus meninggi.

Jika saat di arena kontes hwa mei nenggak, nilainya akan dikurangi, karena ketika nenggak ini, pasti hwa mei menghentikan kicaunya. Jika keadaan ini dilakukannya berulang-ulang dan juri mengetahuinya, sudah tentu akan memberi nilai rendah, meskipun hwa mei tersebut memiliki kemampuan berkicau cukup baik.

Kebiasaan seperti ini disebabkan perawatan dalam tahap awal kurang baik dan terjadi pada hwa mei bakalan yang terlalu liar.

Galak

Saat dikonteskan, tidak jarang hwa mei berperilaku galak, yakni sering berkicau sambil menempelkan tubuhnya ke jeruji sangkar. Perilaku seperti ini juga menyebabkan nilai tidak maksimal. Meskipun hwa mei tersebut memiliki “senjata suara” yang baik, pasti jarang dikicaukan.

Hwa mei yang galak biasanya disebabkan penggemar hanya memelihara 1 ekor hwa mei dalam waktu cukup lama. Di samping itu, juga karena kurang berlatih.

Perilaku galak di arena kontes bisa disebabkan hwa mei tidak mampu mengendalikan emosinya. Keadaan ini bisa merugikan pesera kontes lainnya karena bisa menyebabkan hwa mei lain didekatnya melakukan hal yang sama. Jika hal ini terjadi, sering kali terjadi keributan antarpemilik dan tidak jarang mereka saling mencemoohkan.

Tulisan terkait :
loading...
Kenapa Burung Hwa Mei Tampil Buruk Dalam Kontes | Penulis | 4.5