Kelebihan jagung Dan Singkong Untuk Pakan Ternak

Kelebihan jagung dan singkong untuk pakan ternak-Jagung merupakan bahan pakan sumber energi utama dalam formula pakan unggas karena berenergi tinggi, tidak mengandung zat antinutrien, mengandung banyak pati dalam bentuk amilopektin, serta tingkat kecernaannya tinggi.

Namun, kadar protienya rendah, yakni sekitar8,5%. Selain itu, keseimbangan asam aminonya kurang baik, kandungan lisinnya rendah, dan kandungan metioninnya tinggi. Dalam formulasi pakan, jagung biasanya dikombinasikan dengan bungkil kedelai yang dapat menutupi kekurangan asam amino dari jagung.

Artikel terkait.

Kandungan energi jagung dipengaruhi oleh umur panen. Jagung muda mengandung energi metabolis antara 3.014 – 3.155 kkal/kg (as fed basis), sedangkan jagung tua mengandung energi metaboli 3.313 kkal/kg.

Jagung yang sering digunakan dalam pembuatan pakan adalah jagung kuning karena mengandung xantofil rata-rata 5 ppm dadn karoten 0,5 ppm. Kandungan ini dapat meningkatkan kadar warna kuning pada kulit dan kuning telur yang sangat disukai oleh konsumen.

Dalam penggunaan jagung, perlu diperhatikan keadaan jamur yang dapat menghasilkan mikotoksin, bersifat racun, dan dapat mempengaruhi performa unggas. Jagung yang sudah ditumbuhi jamur akan terlihat berbintik kelabu atau kehitaman pada daerah germ.

Pencemaran jamur pada jagung sering terjadi bila jagung mengandung kadar air > 16% dengan suhu 25 derajat C, lalu diangkut dalam waktu yang lama.Kelebihan jagung Dan Singkong Untuk Pakan Ternak

Sebenarnya, penggunaan jagung dalam formula pakan dapat mencapai 100%. Namun, penggunaan jagung lebih dari 30% dalam pakan pelet harus ditambah dengan zat pengikat untuk mendapatkan kualitas pelet yang baik.

Kualitas jagung yang akan digunakan  dalam ransum dapat dikontrol dengan mengukur bulk density sebesar 700 kg/m3. Berbagai usaha telah dilakukan untuk mencari jagung varietas baru dengan kriteria tertentu sebagai berikut.

Artikel terkait.
  • Varietas tinggi lisin (high lisin).
  • Varietas tinggi minyak (high oil).
  • Varietas rendah fitat (low phytat).
  • Varietas waxy untuk produksi pati.

Komposisi nutrien jagung kuning yang tercampur dalam SNI 01-4483-1998. Standar nutrien jagung ini diperlukan untuk mengontrol kualitas jagung yang ada di pasaran sehingga bisa digunakan dalam pembuatan formula pakan.

Singkong

Singkong berpotensi sebagai sumber energi dengan kandungan energi metabolisnya sekitar 3.440 kkal/kg. Akan tetapi, kandugan proteinnya rendah, yakni sekitar 2-3%. Penggunaan dalam singkong dalam formula pakan sebaiknya dibatasi karena terdapat kandungan sianogenik glukosida yang merupakan zat antinutrien.

Kadar sianogenik glukosida dalam singkong bervariasi, tergantung dari jenisnya. Singkong pahit paling banyak mengandung senyawa sianogenik glukosida.

Tulisan terkait :
loading...
Kelebihan jagung Dan Singkong Untuk Pakan Ternak | Penulis | 4.5