Kelebihan Dan Kekurangan Itik Tegal Dan Magelang

Kelebihan dan kekurangan Itik tegal dan magelang-Itik tegal merupakan itik yang berasal dari daerah Bribes atau Tegal, Jawa Tengah. CIri-cirinya adalah warna bulu yang paling dominant adalah brajangan, yaitu kecoklatan pada seluruh bagian tubuhnya yang disertai totol kecoklatan yang agak jelas pada dada, punggung, dan sayap bagian luar. Sedangkan paruh dan kaki berwarna hitam.

Ciri-ciri lain: kepala kecil; bermata merah dengan berparuh panjang dan melebar di ujungnya; leher langsing panjang dan bulat; sayap menempel badan dengan erat pada badan dan ujung bulu-bulunya saling menutupi di atas ekor.

Artikel terkait.

Bentuk badannya hampir tegak lurus, langsing seperti botol, dan langkah tegap.Kelebihan Dan Kekurangan Itik Tegal Dan Magelang

7 Umur pertama bertelur 162 hari, produksi telur 435 per hari, pertumbuhan betina : bobot DOD 43,7 gr/ekor, bobot badan 8 minggu 1.0005,1 gr/ekor, FCR 8.

Minggu 4,2. Asalnya adalah dari kab. Tegal ds. Limbangan, kec. Brebes Jawa Tengah. Sedangkan penyebarannya meliputi: Pantura, Jateng, Jabar.

Itik Magelang

Itik ini sering juga disebut itik Kalung atau Plontang karena terdapat kalung atau garis berwarna putih jelas pada leher itik tersebut. Ciri-ciri fisik antara lain: pada itik jantan terdapat bulu putih yang melingkar sempurna di sekitar leher setebal 1-2 cm berbentuk seperti kalung.

Warna bulu dada, punggung dan paha didominasi warna coklat tua dan muda, dengan ujung sayap putih (plontang), warna kaki hitam kecoklatan, sedangkan paruhnya berwarna hitam.

Artikel terkait.

Lokasi asal itik ini adalah pada daerah Sempu, Ngadirejo, Kec Secang, Magelang, Jawa Tengah. Penyebaran meliputi: Magelang, Ambarawa, Temanggung.

Karakter produksi telurnya adalah: 131 butir/ekor/tahun, puncak produksi 55,1%, pertumbuhan betina: bobot DOD 38,41 r/ekor bobot badan umur 8 minggu adalah 1.581,1 gr/ekor, FCR 2,28.

Tulisan terkait :
loading...
Kelebihan Dan Kekurangan Itik Tegal Dan Magelang | Penulis | 4.5