Kebutuhan Oksigen Dalam Kolam Ikan Koi

Kebutuhan oksigen dalam kolam ikan koi.Manfaat menggunakan oksigen dalam kolam ikan koi.Peranan oksigen yang terlarut pada air kolam koi (disolved oxygen) sangatlah penting. Bukan hanya untuk ikan koi sendiri tetapi juga bakteri pengurai yang ada pada kolam.

Tanpa oksigen atau kadar oksigen yang rendah pada kolam, bakteri pada filter tidak bisa mengoksidasi dan mendetoksidikasi amonia menjadi nitrit dan nitrate. Sehingga sistem filter kolam tidak bisa berfungsi dengan sempurna.

Artikel terkait.

Menghitung kebutuhan oksigen pada kolam koi berkaitan dengan perangkat apa yang akan dipakai untuk mensuplai oksigen, spesifikasi dan hasil yang akan dicapai.

Untuk mengetahui kandungan oksigen terlarut biasanya digunakan alat ukur disolved oxygen atau DO Meter. Selanjutnya jika kandungan oksigen terlarut kurang perlu dilakukan penambahan oksigen terlarut dengan berbagai cara, misalnya penambahan aerator, air terjun, air mancur dan lain-lain.

Ukuran oksigen terlarut dalam air biasanya didefinisikan dalam ukuran ppm (part per million). Misalnya saja Oksigen 3 miligram terlarut dalam satu liter air maka didefinisikan sebagai 3 ppm.

Kandungan oksigen terlarut dalam air juga tergantung pada suhu air. Semakin tinggi suhu air kemampuan oksigen terlarut juga semakin kecil. Pada suhu air yang dingin kemampuan melarutkan oksigen semakin tinggi. Namun ikan koi cenderung memerlukan oksigen yang rendah pada suhu air yang tinggi.kebutuhan oksigen dalam kolam ikan koi

Aerator pada Kolam Koi

Oksigen terlarut dalam air (Disolved Oxygen/DO) kolam koi tidak hanya bermanfaat bagi ikan koi sendiri tetapi juga bermanfaat bagi mikroorganisme yang mengurangi amonia menjadi nitrit dan nitrate.

Artikel terkait.

Oksigen dapat diperoleh secara alami maupun dari aerator buatan yang dipasang pada filter atau kolam. Ada berbagai metode dan cara yang bisa dilakukan untuk menambah kandungan oksigen terlarut dalam air kolam, sehingga kebutuhan oksigen untuk ikan tercukupi sesuai kebutuhan.

Pergerakan Air

Oksigen akan larut dalam air dengan baik pada kondisi air yang lebih berenergi tinggi (misalnya mengalir, jatuh dan cascading). Dalam lingkungan alami, aliran air akan lebih energik seperti aliran air gunung lebih tinggi ke dataran rendah. Di alam sumber oksigen dapat diperoleh juga dari tanaman air, sehingga pada kolam koi sering dibuat veggie filter sebagai penambah oksigen.

Di kolam ikan koi, air terjun dapat menjadi sarana yang efektif untuk menambah kandungan oksigen terlarut. Namun air terjun hanya akan efektif mengaerasi bagian permukaan air dan tidak bisa menjangkau bagian dasar kolam.

Aerasi dengan Sistem Venturi

Sistem aerator venturi mampu meningkatkan kadar udara dalam air sampai 65% volume. Metode ini paling mudah diinstal melalui dinding kolam dari ruang filter akhir. Sebuah venturi adalah tabung hampa silinder dengan bentuk yang unik di mana air dipompa.

Bentuk yang unik ini sering disebut sebagai kaca di mana diameter pintu masuk tabung mengecil ke diameter yang lebih kecil, dan akhirnya kembali dengan diameter aslinya.

Sistem aerator venturi menggunakan prinsip Bernoulli yang diterapkan dalam venturi, yaitu ketika fluida mengalir dalam bagian pipa yang ketinggiannya hampir sama. Ketika fluida melewati bagian pipa yang ketinggiannya hampir sama.

Ketika fluida melewati bagian pipa yang penampangnya kecil, maka laju fluida bertambah (dari persamaan kontinuitas). Tekanan fluida di bagian pipa yang sempit lebih kecil jika laju aliran fluida lebih besar.

Penggunaan bulu venturi sebagai aerator banyak memiliki keuntungan. Bulu venturi tidak memerlukan pompa eksternal untuk beroperasi. Metode ini tidak menggunakan peralatan yang bergerak sehingga memperpanjang umur pemakaian dan mengurangi kemungkinan untuk rusak.

Rangkaian tabung venturi biasanya terbuat dari plastik sehingga tahan terhadap sebagian besar bahan kimia (tidak korosif) serta transparan sehingga mudah untuk mengamati fenomena yang terjadi. Karena peralatannya cukup sederhana, biaya pembuatan pun menjadi murah dibanding dengan peralatan aerator lainnya.

Tantangan dalam aplikasi sistem ini adalah teknik untuk menghasilkan gelembung mikro dan nano yang luas permukaannya besar. Luas permukaan gelembung yang besar memungkinkan transfer (sifusi) masa ke dalam cairan secara efektif.

Tulisan terkait :
loading...
Kebutuhan Oksigen Dalam Kolam Ikan Koi | Penulis | 4.5