Jenis Serta Ciri Itik Indian Runner Dan Khaki Campbell

Jenis Serta ciri itik indian runner dan khaki cambell-Indian runner atau itik Indonesia biasa disebut oleh orang Belanda dengan nama Indiche-Loopend. Indian runner sudah ada di Indonesia sejak berabad-abad yang lalu dan merupakan keturunan itik liar yang didomestikasi.

Sejak zaman kerajaan, unggas ini telah dibudidayakan khususnya oleh masyarakat yang berada di pedesaan. Unggas ini tersebar dan dibudidayakan di daerah dataran rendah.

Artikel terkait.

Mulai dari propinsi Aceh sampai ujung timur wilayah Indonesia dapat dijumpai, sehingga oleh orang Belanda, unggas ini disebut “bebek rakyat atau bebek kampung”.

Pada tahun 1930, sebanyak 20 ekor Indian runner asal Comal provinsi Jawa Tengah di bawa dan dipamerkan di Eropa. Indian runner kemudian diseleksi dan dikembangbiakan di Eropa sehingga menghasilkan jenis unggul seperti khaki Campbell.Jenis Sera Ciri Itik Indian Runner Dan Khaki Campbell

Khaki Campbell adalah hasil kawin silang indian runner dan Rouen jantan yang memiliki kemampuan bertelur melebihi Indian runner. Produksi telurnya dapat mencapai 250 – 350 butir per tahun.

Itik Indonesia yang dikembangkan di Eropa adalah Indianrunner putih, sedangkan yang dibudidayakan di Indonesia adalah indian runner dengan warna merah tua kecokelatan atau warna jarakan.

Dengan pemeliharaan yang baik, mereka dapat menghasilkan sekitar 200 – 300 telur setahun tetapi bila digembalakan di sawah, mereka hanya mampu bertelur sekitar 130 – 200 per tahun.

Itik jenis ini lazim disebut dengan itik Jawa. Disebut demikian karena itik ini tersebar dan berkembang daerah-daerah pulau Jawa.

Artikel terkait.

Ciri itik  Khaki Campbell

Itik khaki campbell berasal dari bahasa penyilangan antara itik rouan jantan dengan itik jawa (Anas javanica) yang kemudian keturunannya disilangkan dengan itik liar jantan (Wild Mallard). Namun campbell diabadikan dengan nama penyilangnya Ny Adale Campbell sedang nama “Khaki” berarti warna bulu abu-abu agak kecokelatan.Jenis Sera Ciri Itik Indian Runner Dan Khaki Campbell

Berdasarkan penelitian di Eropa, daya tahan hidup ini sangat baik. Selain itu, kemampuan betelurnya tinggi apabila dipelihara di lingkungan sub tropis (4 musim) serta produktivitas telur sekitar 250-280 butir/tahun, dengan berat teur rata-rata 60 gram/butir. Berat badan standar untuk pejantan 1,8-2 kg dan berat betina 1.6-1,8 kg.

Itik khaki campbell yang dipasarkan di Indonesia berbeda dengan itik khaki Capmbell Inggris. Itik yang dipasarkan di Indonesia adalah hasil modifikasi dari persilangan dengan itik lokal thailand atau tepatnya hasil keturunan silangan itik jantan khaki campbell Inggris dengan itik lokal chonburi.

Itik jenis kaki campbell thailand sangat cocok dipelihara di lingkungan tropis seperti Indonesia karena produksi telurnya bisa mencapai 264 butir/tahun dengan berat telur 65-70 gram/butir. Berat standar itik betina agar bisa diharapkan mencapai produksi optimal adalah 1,4 kg.

Itik khaki campbell tidak mempunyai sifat mengerami telurnya, produksi utama pada usia 22-24 minggu. Itik ini akan berproduksi optimal apabila dipelihara dengan intensif range (pasture). Selain itu, kecenderungan mendekati air sangat kecil sehingga sangat cocok dipelihara di lingkungan kering.

Itik ini lebih datar dibanding itik indian runner, kepala tegak dan panjang, mata berwarna cokelat tua, letaknya di bagian atas kepala dan penglihatannya sangat tajam. Leher sedikit panjang dan hampir tegak, badan agak melebar seakan hampir lurus.

Tulisan terkait :
loading...
Jenis Serta Ciri Itik Indian Runner Dan Khaki Campbell | Penulis | 4.5