Desain Kolam Ikan Koi

Desain Kolam Ikan Koi.Bagi pecinta ikan koi yang serius masalah desain kolam ikan koi menjadi perhatian penting sebelum memasukkan ikan-ikan kedalam kolam. Desain kolam ikan koi Ada beberapa faktor yang mendasar yang patut diperhatian untuk membuat kolam koi menjadi tempat ideal bagi koi kesayangan. Berbeda dengan pecinta koi yang baru memulai, umumnya tidak terlalu perhatian dengan faktor ini. Desain kolam koi yang baik adalah desain yang mampu menjaga kualita air dalam kondisi yang prima sehingga mampu menjadi tempat hidup yang baik bagi ikan koi.

Ada beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam desain kolam koi antara lain:

Artikel terkait.
  • Mampu menghilangkan semua limbah padat pada kolam. Hal ini bisa dilakukan melalui Bottom drain, Skimmer dan lain-lain. Selain itu pastikan kolam bersih dari daun-daun, sisa makanan, kotoran ikan dan lain-lain.
  • Setlemnt Chamber, kotoran padat yang dibuang dari kolam melalui sistem filter dimasukkan ke dalam setlemen chamber sebelum air masuk ke sistem filter biologi. Material padat yang masuk ke sistem filter biologi akan mempengaruhi kinerja filter biologi. Ada banyak teknologi yang dipakai misalnya Vortex Camber.
  • Filter bilogi atau Proses Nitrifikasi (Mengkonversi amonia menjadi nitrit dan Nitrit menjadi nitrat) untuk selanjutnya air kemballi ke kolam melalui Pompa dalam bentuk air terjun dan bentuk lainnya.desain kolam ikan koi

Apapun bentuk maupun ukuran kolam koi, jika mengikuti ketiga kaidah fundamental tersebut, kualitas air akan tetap terjaga dan koi akan tetap sehat.

Kesehatan Ikan Koi

Desain kolam koi memiliki peranan penting dalam menentukan kesehatan dan keindahan koi. Desain yang baik harus mengakomodasi kotoran-kotoran bisa dibuang secara otomatis (Sellf Cleaning Pond). Selain itu memberikan arus pada kolam juga sangat penting dalam meningkatkan kandungan oksigen terlarut dalam air kolam (disolved oxygenn).

Selain menambah kandungan oksigen dalam air, kolam berarus juga mengakomodasi kesenangan ikan koi yang suka berenang melawan arus. Selain kolam yang didesain memiliki arus, kolam koi akan lebih baik jika memiliki kedalaman yang cukup dalam (lebih dari 1.5 meter). Kolam yang dalam akan membuat koi bisa tumbuh optimal dan mencapai ukuran jumbo.

Alasan orang membuat kolam koi dangkal adalah agar bisa menikmati keindahan koi, jika kolam dalam keadaan tidak bisa terlihat. Namun jika kualitas air dan filter baik, meski kolam koi dalam, koi akan tetap bisa terlihat indah karena air tetap jernih.

Cleaning Kolam Koi

Artikel terkait.

Penting untuk dipikirkan untuk desain kolam koi sebelum dilakukan pembuatan, utamanya adalah masalah pembersihan kolam koi. Kolam koi yang tidak bisa didesain dengan baik memerlukan perawatan yang merepotkan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang ada di dalamnya.

Karena itu ide untuk membuat desain kolam koi yang bisa melakukan Self Cleanning adalah piihan yang tepat. Kotoran kolam koi berasal dari feces koi, sisa makanan, dan kotoran dari luar. Kotoran-kotoran itu semakin lama semakin menumpuk lama semakin menumpuk pada kolam koi.

Agar bisa melakukan self cleaning kolam koi dibuat miring ke arah pusat kolam, dan selanjutnya pada pusat kolam dipasang bottom drain untuk membuang kotoran ke filter. Selanjutnya jika tumpukan kotoran sudah cukup banyak di filter chamber bisa dilakukan backwash dengan sudah.

Bentuk kolam koi juga memiliki pengaruh terhadap kemampuan self cleaning. Bentuk yang tidak beraturan dan banyak lekukan membuat titik-titik mati seingga kotoran bersembunyi pada titik itu, sehingga tidak mudah dibuang. Diagram di bawah ini akan menunjukkan bagaimana aliran air dan kotoran pada berbagai bentuk kolam koi.

Tulisan terkait :
loading...
Desain Kolam Ikan Koi | Penulis | 4.5