Ciri Dan Perawatan Bebek Kayu atau Wood duck

Cara Perawatan bibit bebek kayu dan wood Duck-Bebek Kayu atau Wood duck adalah salah satu jenis unggas khas Amerika Utara, dan merupakan salah satu jenis itik bertengger, mereka membuat sarang di dalam lubang pohon atau di kotak sarang buatan. Bentuk itik ini  sedang dan termasuk jenis hewan pemakan segala jenis makanan (omnivora).

Bebek Kayu atau Aix sponsa merupakan unggas liar paling indah dan hidup di sebagian besar wilayah Amerika Utara. Penampilan itik jantan yang sangat menonjol dengan perpaduan warna bulu yang indah, mulai dari kepala, sayap hingga ekornya sangat sangat cantik dan mengagumkan.

Artikel terkait.

Hal ini tidak bisa ditemui di antara spesies itik lainnya, kecuali keluarga yang terdekatnya, bebek Mandarin. Demikian juga dengan itik betina, walaupun tidak seindah bebek jantan, tetapi penampilannya lebih menarik daripada jenis itik betina lainya.

Wood duck memiliki penampilan unik dan menarik, bentuk kepala menyerupai kotak dengan ekor yang pendek serta lebar. Ukuran, itik jantan dewasa dapat mencapai 680 g, sedangkan betina 640 g.

Bila dilihat dari kejauhan, penampilan itik jantan terlihat biasa tetapi bila dilihat dari jarak dekat akan terlihat betapa suatu warna putih di bagian leher atas, warna cokelat di bagian dada dan leher bawah, mata merah dengan titik hitam, sangat-sangat mengagumkan.Ciri Dan Perawatan Bebek Kayu atau Wood duck

Jenis unggas ini bukanlah tipe bebek berisik seperti itik lokal, suara jantan terdengar seperti “eek dan jee”. Sedangkan betina mengeluarkan seperti crrek, crrek.

Bentuk ekornya yang pendek dan lebar, kuku hitam yang tajam serta otot sayap yang kuat, memungkinkan mereka untuk terbang bebas di antara pepohonan hutan. Umumnya mereka dapat ditemukan di hutan basah seperti di sungai, danau, atau rawa. Membuat sarang di lubang dahan pohon besar ataupun di sarang buatan.

Makanan utama itik kayu berasal dari tumbuhan seperti tanaman air, biji-bijian, dan buah-buahan. Tetapi pada tahap pertumbuhan dan atau persiapan atau migrasi, mereka mencari makanan yang protein tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan pprotein ini seperti capung, serangga, laba-laba dan kumbang dll.

Artikel terkait.

Menjelang musim dingin itik kayu bermigrasi untuk berkembang biak. Mereka mulai untuk mencari dan membentuk pasangan kawin pada musim dingin atau selama migrasi, dan atau di tempat migrasi bila mereka kehilangan pasangannya.

Itik betina sering kembali ke daerah tempat yang sama di mana ia ditetaskan. Sarang mereka dapat ditemukan di hutan di lubang danhan pohon, sarang dibangun antara 1-15 meter dari tanah. Bentuk sarang menyerupai cangkir dengan garis tengah tidak lebih dari 40 cm.

Biasanya sarang terletak tidak jauh dari sumber air seperti sungai, danau, kolam ataupun rawa. Tetapi kadang-kadang sarang mereka juga dapat ditemukan jauh dari sumber air. Sarang dibuat dari ranting pohon, rumput dan daun kering serta bulu-bulu dada bebek betina.

Setelah bertelur 8-15 butir, ia akan mengerami kumpulan telur selama kurang 28-30 hari. Tetapi di dalam cuaca yang sangat dingin atau karena itik betina sering meninggalkan sarang, telur mungkin membutuhkan tambahan beberapa hari untuk menetas.

Setelah anak itik menetas dan bulu-bulunya telah kering, mereka akan keluar dari sarang dengan memanjat dahan pohon turun ke tanah. Sekitar 8-9  minggu mereka akan tinggal bersama induk betina hingga bulu sayapnya tumbuh dewasa dadn siap untuk terbang.

Pada saat bebek betina mulai mengeram, itik jantan akan meninggalkannya dan bergabung dengan kelompok bebek jantan lainnya untuk menunggu masa rontok bulu.

Demikian juga dengan itik betina setelah anak-anaknya sudah dapat terbang, ia akan mencari tempat yang aman dan sunyi untuk memulai masa rontok bulu.

Tulisan terkait :
loading...
Ciri Dan Perawatan Bebek Kayu atau Wood duck | Penulis | 4.5