Ciri Burung Bakalan Hwa Mei Gacor

Ciri burung bakalan hwa mei gacor.Sebelum dibeli, burung hwa mei harus diperiksa kesehatannya. Kesehatan ini perlu menjadi bahan pertimbangan karena jika sampai hwa mei menderita suatu penyakit akan sulit diobati dan pengobatan tersebut memerlukan keahlian khusus.

Umumnya, burung berkicau yang baru sembuh dari penyakit memerlukan waktu relatif lama dalam mengembalikan suara atau kicaunya. Bahkan, tidak jarang suara burung tersebut tidak sebaik sebelum terkena gangguan penyakit, seperti karena stres atau karena gangguan alam.

Artikel terkait.

Karenanya, sebaiknya tidak membeli hwa mei yang kondisinya kurang sehat meskipun harganya murah. Hwa mei yang kurang sehat biasanya tampak selalu diam, sayapnya agak menurun, nafsu makannya berkurang, dan kotorannya terlihat encer atau tidak berbentuk.

Hwa mei yang sudah terlatih, saat dilombakan akan menampilkan suara dan gaya yang dimiliki. Hwa mei biasanya bergaya dengan menggerakkan atau menggetarkan seluruh badan dan mengembangkan ekornya. Beberapa kondisi fisik yang bisa mempengaruhi gaya hwa mei sebagai berikut.Ciri burung bakalan hwa mei gacor

  1. Sayap sempurna, tidak cacat, atau tidak “turun” karena pernah patah. Sayapnya yang cacat atau “turun” akan mengurangi gayanya saat beraksi.
  2. Jari belakang tidak boleh patah. Jika patah, terutama patahnya di bagian pangkal, bisa menyebabkan tumpuan kakinya tidak stabil, sehingga mengakibatkan hwa mei selalu terpeleset saat bergaya.
  3. Mata tidak boleh cacat. Jika mata hwa mei cacat atau hanya berungsi sebelah, akan sering membuatnya terkejut. Di samping itu bisa membuat kicaunya sering berhenti dan penampilannya dii arena kontes tidak maksimal.

Memiliki Suara yang Baik

Hwa mei bakalan yang akan dipilih sebaiknya memiliki dasar suara yang baik. Perlu diketahui, setiap bakalan hwa mei mempunyai suara alam atau suara bawaan yang berbeda, atau tidak semua memiliki bakat suara yang baik.

Suara alam atau suara bawaan adalah suara dari burung lain yang ditiru sejak hwa mei masih berada di alam bebas, baik suara induknya maupun suara burung-burung lain. Perlu dipahami pula, kualitas suara atau kicauan hwa mei tidak dibentuk oleh perawatan yang baik dan benar. Perawatan hanya untuk mengembangkan suara yang telah dimiliki.

Secara garis besar, dasar suara yang baik dari hwa mei bakalan adalah volumenya besar dan keras. Jika mungkin, sebaiknya hwa mei bakalan yang akan dipilih memiliki kicau yang selalu didahului suara berulang-ulang atau serinng disebut penggemar sebagai “kocokan suara” atau suara pembuka.

Artikel terkait.

Untuk mendapatkan suara pembuka yang baik pada hwa mei bakalan memang agak sulit, terutama jika kita belum bisa memahaminya dan belum memiliki pengalaman yang cukup. Sebagai patokan sebaiknya tidak sampai memilih bakalan yang suaranya serak, kecil, dan lambat.

Tulisan terkait :
loading...
Ciri Burung Bakalan Hwa Mei Gacor | Penulis | 4.5