Cara Sederhana Memelihara Burung Merpati

Cara sederhana memelihara burung merpati.Dalam usaha memelihara burung merpati kehadiran suatu kandang benar-benar diperlukan. Bahkan apa yang disebut sebagai kandang itu kandang benar-benar merupakan suatu kandang dengan ukuran cukup besar, sehingga bersifat permanen tak dapat dipindah-pindah, misalnya sebuah kandang yang ditempatkan ditas sebuah gerobak yang dapat ditarik. Memelihara burung dalam gerobak beroda ini pernah dilakukan oleh kalangan militer yang memanfaatkan burung ini sebagai sarana penyampai berita dalam suatu peperangan.

Sudah tentu memelihra burung merpati di dalam sangkar (kandang) bukanlah hal yang asing atau tidak pernah dikerjakan orang. Pedagang burung merpati melihat bahwa burung ini dapat berkembang biak dengan hanya dikurung dalam sangkar kecil yang dapat dipindah-pindah. Bahkan burung-burung yang sedang membuat sarang dan bertelur serta mengeram akan merupakan pasangan yang sering dimanfaatkan oleh mereka yang menyukai perlombaan burung merpati.cara memelihara burung merpati

Artikel terkait.

Sifat dari burung yang sangat “merindukan” pasangannya benar-benar dimanfaatkan. Burung yang dilepas jauh dari tempat yang dikenalnya akan kembali secepatnya ke tempat dimana pasangannya berada. Bahkan memperlombakan burung merpati bisa diakhiri dengan bertenggernya burung jantan di punggung burung betina yang dipegang orang. Kerinduan semacam itu pulalah yang dimanfaatkan orang di dalam mempertandingkan burung merpati pors.

Dilihat dari segi penyediaan kandang atau sangkar, memelihara burung merpati dengan cara membiarkannya terbang bebas adalah paling enak. Walaupun itu hanya dapat kita lakukan dalam keadaan terbatas. Dengan hanya bermodal sebuah kotak sabun bekas, atau kotak-kotak lain dari papan, kita sudah dapat menyediakan tempat bertelur bagi burung.

Memelihara burung merpati dalam sangkar tidaklah banyak berbeda dengan memelihara burung-burung lain. Juga tidak banyak berbeda dengan memelihara ayam hutan, ayam bekisar, maupun ayam pelung. Ada berbagai model dan cara yang sering dilakukan orang untuk memelihara merpati dalam kandang ini. Tentu kita pun bebas memilih salah satu di antaranya, sesuai dengan kemampuan dan selera masing-masing.

Selain ayam petelur yang dipelihara, ayam biasa (ayam kampung atau ayam bukan ras) dan burung merpati konsumsi juga dipelihara. Ayam-ayam dipelihara dalam kandang besar berkawat dan beratap. Lantai dibuat dengan bahan pupuk kandang (kotoran sapi) yang dicampur dengan pasir (dan sekam). Sistem ini dikenal dengan sistem potsal akan menjadikannya basah dan ini menyebabkan terjadinya reaksi.

Potstal yang terkena cairan akan menjadikannya basah dan ini menyebabkan terjadinya reaksi. Potstal yang terkena cairan akan menjadi hangat/panas sehingga bau kotoran pun menguap. Proses lain yang terjadi pada potstal itu adalah munculnya vitamin (B12) yang dapat dimakan oleh ayam. Dengan adanya pasir maka potstal itu bersifat gembur sehingga mudah dikais-kais oleh ayam dan mudah diaduk.

Cara yang dipakai untuk memelihara ayam ini ternyata dapat pula dipakai untuk memelihara burung merpati. Lantai diberi potstal, sehingga bau kotoran pun tidak banyak mengganggu hidung. Dengan sistem potstal itu permasalah kotoran burung merpati dapat diatasi. Setiap waktu kotoran perlu digaruk, diaduk, dan dibalik. Ternyata kotoran burung dari kandang besar yang berisi banyak burung tidaklah tercium. Tak heran bila pemilik burung betah dengan binatang peliharaannya yang ditempatkan di halaman belakang rumah.

Artikel terkait.

Sudah tentu cara itu bukanlah satu-satunya cara yang dipakai. Lantai kandang bersemen dibersihkan dengan cara menyapu lantai setelah diberi air atau disemprot air. Untuk merpati pos, kandang yang benar-benar bersih dan berudara sehat, merupakan persyaratan  yang perlu dipenuhi. Burung bukan hanya dipelihara untuk dikembangbiakkan, tetapi juga dipelihara untuk menjaga kemampuannya terbang yang dijadikan sasaran pemeliharaannya. Dan kemampuan terbang burung ini banyak tergantung pada segi kesehatan burung, yang akan banyak dipengaruhi oleh faktor kebersihan kandang di mana burung dikurung.

Tulisan terkait :
loading...
Cara Sederhana Memelihara Burung Merpati | Penulis | 4.5