Cara Perawatan Induk Ikan Sedang Bertelur

bagaimana cara merawat induk ikan yang sedang bertelur?sesuai judul artikel di atas,Cara perawatan induk ikan sedang bertelur sebenarnya sangat mudah bagi yang mengetahui caranya.biasanya sarang yang telah berisi telur ikan dapat kita panen lalu di pindahkan ketempat penetasan telur.pemindahan sarang dapat kita lakukan dengan mengangkat sarang yang telah berisi telur tersebut dari sosog atau bambu tempat sarang tersebut di buat.

Pengambilan sarang harus di lakukan secara hati-hati.setelah sarang terangkat ke tempatnya,secepat mungkin di tempatkan kedalam ember yang telah berisi air kekolam pemijahan.

ember berisi sarang telur tersebut di biarkan mengapung kepermukaan kolam agar suhunya tetap stabil karena sudah tidak berada di kolam asalnya.penggunaan air yang di ambil dari luar kolam di kawatirkan akan memiliki suhu dan Ph yang berbeda dengan air dari tempat sarang yang berada.images (5)

Kondisi suhu dan faktor lingkungan lainya yang berfluktasi dapat mengakibatkan kematian terhadap telur.setelah beberapa menit dan di perkirakan kondisinya stabil,telur di bawa ketempat penetasan telur.

Dari telur yang di hasilkan di pastikan ada sebagian telur yang rusak atau mati.kerusakan atau kematian telur di sebabkan oleh beberapa faktor.di antaranya telur tidak terbuahi sperma atau telur rusak atau  telur rusak dan pecah saat di masukan kesarang oleh sang induk jantan.

Telur yang mati dapat di akibatkan oleh beberapa hal,diantaranya lingkungan yang tidak mendukung,kualitas telur yang kurang baik karena di hasilkan oleh induk yang masih muda atau kurang sehat.perlakukan pemisahan atau pemindahan telur yang kurang hati-hati,serta umur telur yang masih muda.

Untuk membedakan telur yang hidup da mati,cukup di lakukan dengan cara membedakan warnanya  yang kuning cerah dan baning transparan.sementara itu untuk telur yang rusak di tandai dengan warnanya yang agak kusam.warna kuning yang di miliki telur mati adalah kuning muda agak keputihan dan yang di miliki telur yang mati adalah kuning muda agak keputih-putihan dan tidak tembus cahaya.

Apabila telur yang mati di biarkan terlalu lama,biasanya akan di selubungi oleh selaput putih yang di duga jamur.agar tidak menulari telur yang hidup,telur yang telah mati harus segera di pisahkan.

Artikel terkait.

Sebelum telur ikan tersebut di masukan kedalam akuarium penetasan,sebaiknya kita hitung terlebih dahulu.bagi para orang yang telah terbiasa.telur tersebut tidak perlu di hitung lagi satu persatu,akan tetapi cukup dengan menakarnya dengan suatu wadah yang biasa mereka lakukan sehingga jumlah telur telah sesuai dengan kapasitas akuarium penetasan.dengan demikian,padat tebar telur di usahakan tidak boleh terlalu padat atau tidak terlalu jarang.

Butiran telur yang di tata rapi memanjang satu persatu sepanjang 25 cm dan di perkirakan berjumlah 100 butir.berdasarkan para pengalaman peternak ikan.mereka mempunyai kebiasaan menghitung telur yang akan di tetaskan dengan cara menakarnya pada kotak berukuran kira-kira 4cm x 8cm.dalam takaran satu kotak tersebut,rata-rata jumlah telur ikan berjumlah 1.000 butir.

Tulisan terkait :
loading...
Cara Perawatan Induk Ikan Sedang Bertelur | admin | 4.5