Cara Merawat Anakan Burung Hwa Mei

Cara merawat anakan burung hwa mei.Membuat dan memelihara hwa mei anakan agar suaranya berkualitas jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan memelihara hwa mei “muda hutan” atau dewasa, terutama jika kita kurang serius dalam melakukannya.

Hal ini disebabkan selain suara alamnya kurang baik, hwa mei memiliki kebiasaan turun ke dasar sangkar dan “sangat manja” akibat selalu disuapi. Untuk membuat hwa mei berkualitas, kita harus disiplin dalam melatih agar hwa mei tidak bertingkah laku “manja”.

Artikel terkait.

Untuk mengarahkan dan melatih hwa mei, sebaiknya sejak dini kita menempatkannya di tempat yang agak tinggi. Di samping itu, kita hanya berhubungan dengan burung tersebut hanya saat memberinya pakan atau mengganti minumnya. Agar lebih tenang bisa ditempatkan dekat 2-3 ekor burung berkicau jenis lain yang suaranya baik yang bisa ditirunya.merawat anakan burung hwa mei

Perlu diketahui, suara atau kicau hwa mei yang terlalu jinak biasanya kurang baik. Karenanya, sejak anakan harus diusahakan tidak terlalu jinak dan tidak sering turun ke dasar sangkar saat didekati.

Mengerudungi Sangkar

Mengerudungi sangkar hwa mei bakalan sangat baik dilakukan saat hwa mei baru dibeli. Tujuannya, untuk memulihkan kondisi fisiknya dan agar lebih tenang jika ditempatkan di dalam ruangan, terutama jika ruangan kurang memungkinkan.

Selanjutnya, pada hwa mei muda hutan dan hwa mei dewasa, sangkarnya boleh ditutup terus-menerus (siang dan malam hari) jika hwa mei sudah mulai terlatih, jinak, dan sudah ganti bulu. Sementara itu, pada hwa mei anakan, pengerudungan sangkar dilakukan setelah ia mengalami ganti bulu, dari bulu anak menjadi bulu remaja.

Tujuan menutup sangkar seperti ini adalah untuk membuatnya semakin bernafsu untuk berkicau. Umumnya, setelah menjalani perlakuan seperti ini, hwa mei akan lebih lama berkicau begitu penutup sangkarnya dibuka.

Artikel terkait.

Lingkungan

Salah satu faktor yang sering dikeluhkan para penggemar hwa mei adalah faktor lingkungan, yakni rumah atau ruangan sempit. Kondisi ini bisa diatasi dengan cara menempatkan sangkar di dinding atau tembok. Sementara itu, jika hwa mei yang dipelihara lebih dari satu ekor penempatannya di luar rumah harus dilakukan secara bergantian setiap 2 hari sekali.

Beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan faktor lingkungan dalam memelihara hwa mei sebagai berikut.

  1. Ruangan tempat memelihara hwa mei harus bebas dari binatang pemangsa, seperti kucing dan tikus.
  2. Harus dihindari asap dapur yang berlebihan, bau zat-zat kimia, dan gangguan langsung yang membuatnya takut.
  3. Lingkungan diusahakan sejuk dan tenang agar proses penjinakan lebih cepat dan bisa mendorongnya berkicau lebih awal.
Tulisan terkait :
loading...
Cara Merawat Anakan Burung Hwa Mei | Penulis | 4.5