Cara Memindahkan Telur Ikan Ke Akuarium Penetasan

Berikut ini panduan lengkap cara memindahkan telur ikan ke akuarium penetasan.untuk telur yang sudah di seleksi segera di pindahkan ke akuarium penetasan.bisanya para pembudidaya menggunakan akuarium ukuran 120 cm x 60cm x 50 cm.untuk menghasilakan tingkat penetasan telur yang tinggi,sebaiknya tempat akuarium sudah di sediakan 2-4 hari sebelum telur tersebut dimasukan.

Selanjutnya air yang berada di akuarium sudah di berikan Methylene blue atau blitz yang bertujuan untuk mematikan bakteri yang mampu merusak telur-telur tersebut.air yang di gunakan dalam akuarium penetasan berupa campuran antara air kolam pemijahan dengan air dari luar kolam.images (6)

Artikel terkait.

Dengan tetap menggunakan sebagian air dari luar kolam,pemijahan di lakukan agar kondisi air akuarium tidak terlalu banyak mengalami perubahan fisik serta perubahan kimianya sehingga tidak akan mempengaruhi kondisi telur itu sendiri.

Telur ikan tidak langsung di masukan kedalam akuarium,akan tetapi di tempatkan terlebih dahulu kedalam suatu wadah yang di biarkan terapung di permukaan air akuarium terlebih dahulu selama 20 menit.

Tujuanya adalah untuk mengkondisikan suhu air di dalam wadah telur agar sama dengan suhu air yang terdapat pada akuarim.apabila suhu air di dalam wadah sudah di perkirakan sama dengan suhu air akuarium,telur baru bisa di masukan dengan sangat berhati-hati kedalam akuarium penetasan.

Kwalitas air

Salah satu faktor penting yang sangat berperan adalam pembenihan ikan adalah kwalitas air itu sendiri.beberapa parameter yang berkaitan dengan kwalitas air yang harus di perhatikan antaranya PH,suhu dan kekeruhan air tersebut.

Derajat keasaman Ph air yang sangat sesuai dengan benih ikan berkisar antara angka 5,5-7,5.apabila belum sesuai dengan yang di inginkan,Ph air dapat kita atur menggunakan larutan asam atau Basa.untuk mengubah air ke dalam nilai yang lebih rendah,gunkan larutan asam,sebagai contoh asam fosfat.begitu juga sebaliknya,jika kita mengiginkan kwalitas air yang lebih tinggi Ph nya,maka kita bisa menggunakan larutan yang berupa Basa.

Artikel terkait.

Untuk suhu air sendiri yang cocok untuk mendukung larva atau benih ikan secara optimal,suhu air yang ideal adalah berkisar 27-30 c.apabila suhu air rendah,bakteri-bakteri yang tidak kita hendaki akan sangat mudah untuk berkembang biak.pada air yang memiliki suhu yang lebih hangat,bakteri akan mati dan tidak akan mudah berkembang baik untuk meningkatkan frekuensi makan karena proses metabolisme ikan juga akan berlangsung lebih cepat.

Untuk menaikan suhu air agar lebih hangat,kita bisa menempetkan akuarium pada tempat yang lebih tertutup.cara lainya adalah dengan mendekatkan kompor yang sengaja kita hidupkan dekat akuarium tersebut.

Bagitu juga tentang kwalitas kekeruhan air.air sebagai media benih ikan sebaiknya di usahakan jangan terlalu keruh.pada air yang keruh,partikel kecil yang banyak terkandung di dalamnya dapat mempengaruhi proses kinerja ingsang larva benih ikan tersebut.

Untuk kita menghilangkan kekeruhan air,kita bisa menggunakan cara filterisasi atau pengendapan.air yang akan kita gunakan di masukan kedalam sebuah bak penampungan selama satu hari satu malam agar pertikel dalam air tersebut mengendap.

Jika kita menggunakan air dalam penampungan langsung kita gunakan,air tersebut perlu kita erasi terlebih dahulu.selain melalui proses pengendapan,air yang banyak mengandung partikel juga bisa kita saring menggunakan mikron dengan diameter yang sangat kecil.jika susah mendapatkan mikron,kita bisa menggunkaan kaos yang sangat halus.

Tulisan terkait :
loading...
Cara Memindahkan Telur Ikan Ke Akuarium Penetasan | admin | 4.5