Cara Membuat Kandang Burung Merpati

Sesuai judul artikel di atas,kita akan membahas cara membuat kandang burung merpati potong yang ideal.Untuk mendapatkan gambaran jandang burung merpati potong  yang jelas, ada yang mengusulkan agar orang mendatangi para pemelihara merpati potong ini dan melihat kandangnya. Dan itu perlu dilakukan sebanyak mungkin. Dengan cara itu orang akan mendapatkan gambaran dan dapat membuat sendiri kandang sesuai dengan letak dan peta situasi sekeliling rumahnya.

Tetang lantai kadang, ada pihak (luar negeri) yang menilai bahwa lantai dari papan adalah yang terbaik. Lantai ini dibuat agak tinggi di tanah, seperti rumah panggung, sehingga binatang-binatang yang berada di bawah kandang (tikus, kucing) dapat dilihat, dan udara di ruangan bagian bawah itu akan mengalami perputaran, dengan demikian akan membuat lantai kandang menjadi kering.

Artikel terkait.

Untuk membuat lantai panggung ini perlu diperhatikan agar kayu-kayunya mendapat bahan pengawet dan serat-seratnya sejajar agar tidak mengganggu bila sedang disapu atau dibersihkan. Dianjurkan bahwa tanah di bagian bawwah kandang (kandang panggung) agar digaru sebulan sekali dan diberi pasir, kapur atau tanah baru.cara membuat kandang untuk burung merpati

Membuat Atap Kandang.

Dalam membuat atap, dianjurkan agar atap dibuat miring ke belakang, sehingga air hujan mengalir ke belakang dan menyebabkan buurng segan mendarat di atap itu. Dan suatu pagar kayu perlu pula dibuat di bagian depan atap untuk membuat burung segan mendarat di situ, sehingga burung lebih suka mendarat/hinggap pada peralatan pendaratan yang sudah disediakan. Peralatan pendaratan itu hendaknya dibuat setinggi pinggang kita agar kita mudah mengendalikan burung.

Ruang tutup pada kandang hendaknya diberi jendela, yang dibuat sedemikian rupa sehingga waktu dalam keadaan terbuka air hujan tidak masuk. Sudah tentu pada jendela ini diberi kawat penghalang agar burung tidak dapat keluar, dan juga jendela yang sedang terluka ini tidak dapat dipakai oleh burung sebagai tempat bertengger.

Membuat Cendela kandang Merpati.

 

Jendela ini dapat (dan hendaknya) disatukan dengan pintu masuk bagi burung yang mempunyai hubungan dengan peralatan pendaratan. Jendela dianjurkan dibuat sebesar mungkin agar udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam ruangan dari bagian tertutup dari kandang. Pada dinding di mana tidak ada jendela, di disitulah kita menempatkan pintu kandang, tempat bertengger bagi burung dan tempat kotak-kotak sarang.

Artikel terkait.

Dengan desain seperti itu sudah tentu akan terjadi perputaran (sirkulasi) udara yang baik di dalam kandang. Tanpa perputaran udara yang baik janganlah kita berharap akan berhasil dengan rencana kita. Merpati memerlukan banyak udara segar, sebab kalau tidak, maka berbagai masalah dapat muncul.

Lingkungan Yang Perlu diperhatikan.

 

Kalau sampai kita mencium bau yang tidak enak sewaktu kita memasuki kandang tertutup itu berarti perputaran udara tidak baik, dan burung boleh jadi mudah sakit, sebab udara kotor dapat menimbulkan penyakit. Dan kita pun harus berhati-hati agar aliran udara kotor tidak memasuki kandang di waktu malam hari – burung yang sakit akibat terkena aliran udara yang buruk seperti ini tidaklah mungkin akan memenangkan pertandingan.

Bagian kandang yang terbuka perlu ada pada kandang merpati jenis pos ini – dan ini sering diabaikan orang. Di kandang terbuka inilah burung akan mendapat udara terbuka yang segar dan mendapat sinat matahari terus-menerus. Keadaan itu penting sekali bagi burung-burung yang dikembangbiakkan sebab burung-burung ini tidak akan dilepas bebas.

Membuat Kandang terbuka burung Merpati.

 

Kandang terbuka ini harus mempunyai ukuran yang agak besar, lebih besar dari bagian terbuka bagi burung-burung yang diterbangkan (dipertandingkan). Bagian kandang terbuka juga perlu disediakan bagi burung-burung ini tidak selalu dilepas bebas – melepas burung dilakukan dengan suatu tujuan, baik itu untuk latihan maupun sekedar olahraga, sehingga dilepasnya burung di udara bebas dilakukan hanya secara terkendali.

Bagian terbuka dari kandang hendaknya mempunyai lantai papan, atau diberi kawat ukuran kecil agar tidak mengganggu burung bila sedang berjalan di lantai. Di kandang terbuka ini hendaknya disediakan tempat bertengger atau mendekam.

Dan cara yang terbaik adalah dengan menempatkan sebuah papan panjang sepanjang tepi kandang, tetapi ada jarak dari kawat sehingga mudah dibersihkan dan bulu burung tidak rusak terkena kawat.

Bagi pemelihara dan peternak merpati pos yang berpengalaman mereka lebih menyukai bagian kandang yang terbuka ini mempunyai atap juga, agar tidak usah repot-repot bila ada perubahan cuaca (misalnya: hujan). Di tempat ini burung diberi bak tempat mandi. Tetapi jangan menempatkan tempat makanan di tempat terbuka ini, karena makanan akan mudah kotor.

Untuk memudahkan pembersihan kandang, tentu perlu adanya pintu yang cukup besar agar kita dapat masuk ke dalam kandang, lebih-lebih bila kita memelihara burung dalam jumlah banyak dan burung diberi kandang yang besar.

Dalam membuat kandang tertutup yang berdinding, hendaknya diingat bahwa suatu celah dibagian itu dapat dimanfaatkan oleh binatang-binatang parasit yang merugikan. Seandainya kita membuat kandang seperti yang dicontohkan (ada ruang penangkaran, ruang untuk burung-burung muda dan untuk burung-burung dewasa) maka sepantasnya kita membuat pula suatu bagian di mana kita dapat menyimpan makanan burung.

Dengan cara seperti itu kita tidak perlu keluar-masuk kandang seperti itu sewaktu memberikan makanan. Tetapi, kita perlu menjaga kebersihan kandang, terutamta dari kemungkinan munculnya dan berkumpulnya binatang-binatang parasit. Dan penting untuk dijaga untuk dijaga agar ruang tempat menyimpan makanan tetap kering.

Membuat Tenggeran burung Merpati.

Mengenai tenggeran untuk merpati, para ahli lebih menyukai pemakaian papan rata daripada papan bersudut (huruf V terbalik). Dianjurkannya agar kita memakai papan tebal – bukan tripleks, sebab serpihannya dapat mengganggu dan merusak bulu burung – baik itu untuk tenggeran maupun untuk kerangka kotak sarang.

Papan setebal 2,5 cm cukup memadai untuk dipakai sebagai tenggeran ini ditempelkan di dinding maka yang akan menempel adalah bagian pemisah yang berdiri, sedang tenggerannya masih akan mempunyai jarak selebar itu dengan dinding – ini perlu untuk membersihkannya. Panjang tiap kotak untuk tenggeran adalah 35-40 cm.

Kotak-kotak untuk tenggeran ini hendaknya dibuat dalam jumlah yang lebih banyak dari jumlah burung yang ada, seinngga tidak ada burung yang terpaksa mendekam di lantai atau di tempat makanan.

Dan kedudukan kotak-kotak tenggeran itu diawali dari langit-langit kandang dan berkahir kira-kira 75 cm dari langit, sebab secara naluri burung akan selalu mencari tempat bertengger yang tinggi. Ruangan bagi burung-burung muda sepenuhnya terdiri dari kotak bertengger belaka.

Tulisan terkait :
loading...
Cara Membuat Kandang Burung Merpati | Penulis | 4.5