Cara Melakukan proses Pemijahan Pada Induk Gurami

Induk gurami akan mengalami proses pemijahan pada waktu yang tidak di tentukan.cara melakukan proses pemijahan pada induk Gurami bisa di lakukan di setiap saat.apabila saat ini kedua induk siap dan kondisi lingkungan memingkinkan untuk melakukan pemijahan akan berlangsung pada saat itu juga.

Apabila kedua induk gurami sudah siap utuk di pijahkan,induk jantan akan mencari tempat yang aman serta tenang untuk membuat sarang sebagai tempat penyaimpanan telur.induk jantan akan membuat sarang yang telah di siapkan.sarang yang telah di buat oleh induk jantan biasanya berbentuk bulat seperti sarang burung.telur-telur yang di keluarkan oleh induk betina nantinya akan di letakan di dalam sarang tersebut.

Artikel terkait.

Kerangka sarang seperti sosog,yang telah kita persiapkan di pinggir kolam tidak akan menjamin di gunakan sebagai tempat sarang,apabila tempat yang te;lah disiapkan tersebut di rasakan kurang tenang,tak jarang induk jantan akan membuat sarang di bagian tengah kolam atau justru di samping sosog yang telah disiapkan.images (4)

Oleh karena itu,di kolam pemijahan ini harus di siapkan tempat sarang sebanyak mungkin untuk menghindari pembuatan sarang liar oleh induk.sarang yang telah di buat di luar tempat yang telah di siapkan di kwatirkan akan mudah rusak karena tidak ada tempat untuk menopang.apabila sarang rusak,telur akan berhamburan dan melayang-layang di permukaan kolam.

Induk yang akan memijahkan biasanya akan saling berkejar-kejaran terlebih dahulu.selanjutnya kedua iduk akan saling berdampingan.apabila pasangan sudah siap melangsungkan pemijahan,induk jantan akan membuat sarang.setelah sarang terbentuk,proses pemijahan akan segera berlangsung.

Kedua induk akan melekukan badanya lalu saling melilit.setelah itu sang induk betina akan segera mengeluarkan telur.telur akan berhamburan dan melayang-layang di air.sementara itu indukan jantan akan memungut telur-telur tersebut dengan mulutnya kemudian memasukanya kedalam sarang.

Cara memasukan telur kedalam sarang di lakuakan secara bertahap.telur yang pertama keluar dari induk betina akan di letakan pada sarang kemudian di tutupi lagi oleh bahan sarang.kejadian tersebut akan di lakukan seterusnya oleh induk jantan sehingga akan terbentuk sarang dengan komposisi lapisan telur dan bahan sarang.

Setiap induk betina akan memiliki sebuah sarang telur.dalam satu periode peneluran,seekor induk betina dapat menghasilkan 2000-5000 butir telur dalam sata tahun seekor induk betina akan bertelur 2-3 kali,tergantung kondisi induk tersebut serta lingkungan.telur yang di dalam sarang tersebut akan di buahi oleh induk jantan dengan cara menyemprotkan spermanya ketelur-telur tersebut.

Artikel terkait.

Sarang yang telah berisi telur dapat kita tandai dengan kondisinya yang tertutup.untuk memastikan bahwa sarang tersebut berisi telur dapat di lakukan dengan cara menusuk sarang tersebut mengandung minyak atau muncu minyak dari dalam sarang ke permukaan air.bisa di pasttikan sarang tersebut telah berisi telur.lapisan minyak tersebut berasal dari telur-telur yang pecah.

Sebagian petani lebih banyak untuk memanen sarang tersebut untuk memindahkan telur ke tempat yang lebih aman dan lebih terjamin kondisi lingkunganya.sebagai contoh ember plastik atau kolam kusus,ada juga petani yang membiarkan sarang tersebut sampai telur-telur menetas dengan sendirinya.

Tulisan terkait :
loading...
Cara Melakukan proses Pemijahan Pada Induk Gurami | admin | 4.5