Cara budidaya Ayam Petelur Dan Ayam Kampung

Berat badan yang dicapai sesuai dengan standar strain dan tingkat keseragaman bobot badan yang tinggi.cara budidaya ayam petelur dan ayam kampung dalam satu kandang merupakan indikator keberhasilan dalam pemeliharaan ayam petelur. Tercapainya bobot badan standar pada setiap periode pertumbuhan akan mempengaruhi performa pada periode produksi.

Program pemberian pakan pada ayam petelur periode produksi berdasarkan konsumsi pakan. Konsumsi pakan sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan akan sangat bervariasi sesuai dengan produksi telur dan atau umur ayam. Ayam petelur dapat mengatur konsumsi pakan sesuai dengan kebutuhan energi, tetapi tidak dengan zat makanan lainnya. Oleh karena itu, kebutuhan nutrien lain perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi.images (13)

Artikel terkait.

Efisiensi pakan yang tinggi pada ayam petelur dapat diperoleh dengan menerapkan beberapa cara berikut.

  • Pemberian pakan sesuai dengan standar, baik kualitas maupun kuantitas. Tujuannya agar memudahkan pengontrolan jumlah pakan yang diberikan dan menghindari pemborosan. Apabila peternak berusaha untuk menghemat pakan maka justru akan menghasilkan ayam dengan bobot di bawah normal pada puncak produksi telur. Penghemat pakan akan menghasilkan telur yang ukurannya lebih kecil dan puncak produksi yang pendek.
  • Pakan yang diberikan dalam kondisi segar dengan cara mengatur pemberian pakan dan membolak-balik pakan. Kegiatan ini akan merangsang ayam mengonsumsi pakan dan mengurangi pakan yang terbuang.
  • Hindari penggantian pakan yang sering dalam waktu yang singkat. Penggantian pakan secara bertahap yang lama dengan yang baru (1:3, 1:1, 3:1) dalam waktu seminggu sambil melihat respon ayam.
  • Jika ayam dengan bobot badan rendah (kurang dari 10% di bawah standar) dan memiliki kerangka tubuh (frime size) kecil, segera pisahkan dan beri perlakuan khusus. Ayam diberi pakan dalam jumlah yang lebih banyak dari standar harian atau dapat juga diberi pakan dengan energi dan potein yang lebih tinggi dari standarnya.
  • Jika ayam dengan bobot ayam lebih besar (10% di atas standar), berikan pakan lebih rendah dari standar (maksimal 15% konsumsi pakan harian). Pengurangan pakan dilakukan beberapa hari sampai bobot badan ayam turun dan sesuai dengan bobot badan standar.
  • Melakukan recording pakan dan performa lainnya (kg ransum per ekor) serta total pakan, lalau dibandingakan dengan standar pullet.

Memelihara ayam pada lingkungan panas

Pada suhu lingkungan yang panas, ayam petelur akan terkena stres panas. Pada kondisi stres panas, ayam tidak akan mengonsumsi pakan dalam jumlah yang mencukupi dan terjadi perubahan pada metabolisme tubuh yang mempengaruhi produksi maupun kualitas kerabang telur.

Pengaruh kombinasi suhu dan kelembapan tinggi menyebabkan stres parah dibandingkan dengan hanya pengaruh suhu. Untuk mengurangi pengaruh stres panas, dapat dilakukan strategi berikut.

  • Menggunakan pakan yang mengandung energi tinggi minimal 2.850 kkal/kg dan menambahkan lemak atau minyak. Kandungan serat pakan lebih baik pada batas terendah dengan lebih banyak menggunakan bahan pakan yang mempunyai kecernaan tinggi.
  • Menggunakan pakan dengan kandungan protein maksimal 17% dan tetap menjaga konsumsi harian dari metionin (420 mg), lisin (820 mg), dan treonin (660 mg).
  • Meningkatkan pemberian vitamin-mineral premix sebagai antisipasi perubahan konsumsi pakan dan menjaga konsumsi harian Ca 94,2 g) dan P-tersedia (400 mg).
  • Pada suhu lingkungan tinggi, ada kemungkinan diperoleh kerabang telur yang tipis. Untuk mengatasinya, tambahkan sodium bikarbonat. Selain itu, konsumsi total sodium (mineral Na) dan minerla Cl dalam pakan harus mencukupi kebutuhan.
  • Suplemen vitamin C sebanyak 250 mg/kg pakan.
  • Waktu pemberian pakan sebaiknya lebih sering dilakukan pada suhu dingin seperti pagi dan sore hari. Oleh karena itu, hindari pemberian pakan pada siang hari. Dengan mengatur pemberian pakan tersebut, dapat meningkatkan konsumsi pakan harian untuk mencapai standar.
  • Gunakan pakan berbentuk crumble atau mash yang lebih besar.
  • Hindari penggantian pakan ketika terjadi stres panas dalam jangka pendek (3-5 hari).

Ayam Kampung

Ayam kampung mempunyai kecepatan pertumbuhan dan produksi telur yang lebih redah daripada ayam ras. Selain itu,  ayam kampung mempunyai variasi genetik yang sangat lebar sehingga diperlukan seleksi untuk memilih ayam kampung yang mempunyai pertumbuhan dan produksi telur yang tinggi. Seleksi terhadap ayam kampung merupakan suatu cara yang paling mudah dan dapat dilakukan jika peternak melakukan pencatatan pertumbuhan dan produksi yang baik. selain cara seleksi, peternak juga banyak yang melakukan perbaikan genetik melalui perkawinan silang dengan ayam yang mempunyai genetik lebih baik seperti ayam ras.

Artikel terkait.

Efisiensi pakan dapat ditingkatkan dengan memperbaiki manajemen pemberian pakan seperti berikut.

  1. Pakan ayam kampung mempunyai kandungan nutrien lebih rendah daripada ayam ras sehingga pakan yang diberikan harus memiliki nutrien yang cukup untuk ayam.
  2. Ayam kampung mempunyai kemampuan mencerna serat kasar lebih tinggi daripada ayam ras sehingga dapat menggunakan bahan pakan berserat lebih banyak.
  3. Dalam pemberian pakan, perlu diketahui bahwa ayam kampung mempunyai perilaku lebih liar daipada ayam ras. Oleh karena itu, tempat pakan perlu diberi kawat ram agar tidak banyak pakan yang tercecer.
  4. Pemberian pakan basah perlu diganti setiap hari untuk menghindari pakan berjamur.
Tulisan terkait :
loading...
Cara budidaya Ayam Petelur Dan Ayam Kampung | Penulis | 4.5