Cara beternak Burung Merpati Pos

Cara beternak burung merpati pos yang memiliki kemampuan khusus ini tentunya dengan sesuatu maksud. Dan itu banyak berkaitan dengan pertandingan burung, yang merupakan bentuk “olahraga” tersendiri. Agar mampu memenuhi sasaran itu tentulah kita harus mendapatkan bibit yang benar-benar baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu tentu tidak mudah kita lakukan. Mendapatkan bibit dari pedagang burung tidak selalu menguntungkan. Kita perlu mendapatkannya dari mereka yang dengan tekun memelihara dan mengembangkan burung jenis ini, yang masih merupakan suatu kelangkaan di negara kita.

Artikel terkait.

Bibit yang baik berasal dari burung-burung yang telah menunjukkan prestasinya misalnya dengan memenangkan pertandingan berkali-kali. Tetapi perlu diingat, bahwa merpati yang dipertandingkan kadang-kadang merupakan hasil penangkaran dari jenis-jenis yang diatur dengan sengaja, dan pengaturan inilah yang menjadi sarana (strategi) untuk menjadi pemenang dari suatu pertandingan.

Itu berarti bahwa burung yang kita beli dengan memiliki kelebihan seperti itu akan dapat menjadi cikal-bakal dari burung-burung yang kembangbiakkan dan karenanya di segi penangkarannya kita perlu berhati-hati.cara berternak burung merpati pos

Ada pihak yang mengingatkan agar kita tidak membeli burung muda, kemudian mengajar atau melatihnya terbang. Burung ini perlu dipelihara sedikitnya setengah tahun sebelum diterbangkan. Kita sendiri perlu belajar memelihara dan menangani burung ini terlebih dahulu.

Ada pihak-pihak yang mendatangkan sendiri bibit-bibit merpati pos dari luar negeri. Ini merupakan salah satu cara yang baik walaupun mahal, sebab jalur keturunan burung dapat ditelusuri melalui catatan-catatan lengkap.

Terutama bila itu merupakan catatan tentang bibit burung yang dipakai, yang berkaitan dengan kemampuan terbang, seperti hasil-hasil pertandingan dan jarak yang ditempuh, dan keterangan-keterangan lain.

Perlu diingat, bahwa dalam keadaan tertentu kadang kita akan mendapat kesukaran karena ada burung yang memiliki kemampuan terbang yang baik tetapi tidak pandai memelihara anaknya, sehingga untuk mengembangbiakkannya pun kita akan mengalami kesukaran – yang ideal tentunya burung memiliki keunggulan prestasi dan juga mudah dikembangbiakkan.

Artikel terkait.

Dengan adanya kebiasaan untuk membuat catatan tentang burung yang dikembangbiakkan, terutama bagi burung bibit, maka kita pun perlu melakukan kebiasaan yang ada itu, dengan membuat catatan tentang burung-burung yang kita kembangbiakkan dan kita pelihara. Janganlah kita menyandarkan diri hanya kepada ingatan belaka.

Dari mereka yang biasa menangani burung ini, kita dapat belajar dari pengalamannya, bahwa menyediakan waktu untuk bersama-sama dengan burung, dan “bicara” dengan burung, bergerak secara perlahan-lahan di dalam kandang, dan memperlakukan burung dengan lembut, semua itu akan membuat burung menaruh kepercayaan kepada kita, yaitu bahwa kita tidak akan mengusik dan menyakitinya.

Sekali burung diperlakukan secara kasar, mereka tidak akan lupa dan kehadiran kita akan selalu ditakutinya. Perlu diingat, bahwa merpati menyukai tempat tinggalnya, sehingga mereka akan selalu senang berada di rumah. Karena itu kehadiran kita di tempat tinggalnya hendaknya dianggap oleh burung sebagai satu kesatuan dengan keadaan sekeliling lingkungan dirinya, bukan merupakan orang asing.

Pada saat kita bergaung dengan burung-burung inilah kita perlu memperhatikan keadaannya. Kita perlu memperhatikan sikap burung. Tenang? Liar? Gugup? Gesit? Malas? Tukang bikin onar? Semua itu penting, sebab merpati pos harus cepat dalam belajar untuk mampu menjadi pemenang. Keadaan fisik dan kesehatannya perlu diperhatikan. Semua itu dapat kita perhatikan sewaktu kita berada dalam kandang dan menemani burung-burung itu.

Untuk suatu pertandingan, kondisi dan kekuatan sayap mempunyai arti penting, sehingga kita perlu memperhatikan burung mana yang kuat terbang. Sudah tentu, burung yang diperkirakan; apalagi diketahui, sakit perlu mendapat penanganan dengan segera. Hal ini penting, sebab kita perlu mengembangkan burung-burung yang baik saja. Dengan demikian, semua burung yang diperkirakan merugikan burung lain perlu ditiadakan.

Ini terlihat kejam memang, tetapi untuk hal-hal seperti ini kita perlu membuang-buang waktu degan mencoba-coba (dalam usaha menerbangkan burung agar berprestasi, misalnya). Perlu diingat bahwa burung-burung pemenang hampir selalu memiliki mutu yang unggul, baik dalam segi fisik maupun mental – jarang sang juara hanya memiliki salah satu kelebihan saja.

Pada waktu kita membawa pulang untuk pertama kali burung-burung yang kita peroleh (dari beli, misalnya), hendaknya burung dipisahkan berdasarkan jenis kelaminnya. Beri mereka makan dan minum dengan baik.

Tulisan terkait :
loading...
Cara beternak Burung Merpati Pos | Penulis | 4.5