Burung Walet Dan Cara Budidayanya

Burung walet dan cara budidayanya.Walet merupakn salah satu binatang unik. Bayangkan saja, dari cari mencari makan hingga berkembang biak semua dilakukan di udara. Walet mempunyai susunan otot dada yang kuat, sehingga membuatnya mampu terbang selama 40 jam tanpa berhenti, kemampuan terbang mencapai 150 km/jam, dengan sayap seperti bulan sabit, bentuknya memanjang dan runcing, ukuran panjang sayap 12 cm, jika direntangkan bisa mencapai 26 cm.

Ekornya bercabang dua dengan bentuk persegi atau panjang meruncing. Kaki walet sangat kecil dan lemah, hingga kesulitan untuk digunakan berjalan atau meloncat. Kaki walet hanya berfungsi untuk menyerap atau menempel di dinding gua atau tebing.

Artikel terkait.

Sehingga burung walet mempunyai kebiasaa berdiam di gua-gua atau atap rumah-rumah yang lembap, remang-remang sampai gelap dan menggunakan langit-langit untuk menempelkan sarang sebagai tempat beristirahat dan berbiak.Burung Walet Dan Cara Budidayanya

Cara burung walet membuat sarangnya juga sangat unik, sepasang burung walet jantan dan betina secara bergantian mengoleskan air liurnya ke dinding-dinding gua ataupun atap rumah yang dijadikan sebagai tempat tinggalnya.

Sarang burung walet terbuat dari air liur burung walet melalui kelenjar glandula sub lingualis. Sarang ini mengandung protein yang berbentuk glikoprotein selan itu juga mengandung mineral-mineral penting seperti kalsium, besi phospor, kalium, dan natrium. Luar biasa bukan?

Dalam sehari burung walet hanya mengoleskan satu helai sarang saja, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sarangnya, burung walet membutuhkan waktu sekitar tiga puluh sampai empat puluh hari, sedangkan di musim kemarau bisa mencapai delapan puluh hari.

Bentuk sarangnya seperti mangkkok dibelah dua. Walet bertelur 2 butir dan berbiak 3 sampai 4 kali dalam setahun. Setiap masa berbiak walet akan mengeluarkan air liurnya untuk memperbaiki atau menebalkan sarang tersebut agar lebih kuat.

Makanan walet adalah serangga-serangga kecil yang beterbangan di areal persawahan, perkebunan, rawa-rawa dll. Walet juga gemar memakan hama padi seperti wereng. Jadi, sebenarnya walet juga sahabat petani.

Artikel terkait.
Tulisan terkait :
loading...
Burung Walet Dan Cara Budidayanya | Penulis | 4.5