Bahan Baku Pakan Ayam Dan Kandungan Nutrisinya

Bahan baku pakan ayam dan kandungan nutrisinya yang akan digunakan dalam formulasi pakan sebaiknya harus diketahui terlebih dahulu kandungan nutrien dan kualitasnya. Hal itu terkait dengan kondisi pakan yang dibuat dan tentu saja pengaruhnya terhadap ayam yang diberi pakan tersebut. Jika kualitas dan nutriennya tercukupi, pertumbuhan dan produksi ayam akan sesuai harapan.

Kebutuhan nutrien adalah sejumlah nutrien yang terdapat di dalam pakan untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok, pertumbuhan, produksi telur, dan pertumbuhan bulu. Jika kebutuhan nutrien tidak dapat dipenuhi, pertumbuhan/produksi dan efisiensi pakan akan rendah serta timbul gejala-gejala khusus yang merugikan karena kekurangan masing-masing nutrien.images (14)

Artikel terkait.

Pada awalnya, kebutuhan nutrisi dinyatakan dalam presentase protein kasar, tetapi saat ini sudah banyak diterapkan dalam presentase sam amino tercerna. Namun, untuk ayam kampung, kebutuhan proteinnya sebagian besar masih dinyatakan dalam protein kasar. Nutrien yang diperlukan dalam tubuh antara lain protein, energi metabolis, asam amino, mineral, dan vitamin.

  1. Protein (%), dinyatakan dengan protein kasar dengan satuan persen,.
  2. Energi metabolis (kkal/kg), kebutuhan energi untuk ayam dinyatakan dalam bentuk energi metabolis dengan satuan kkal/kg. Istilah energi metabolis dalam buku yaitu ME (Metabolizable Energy) dan MEn (energi metabolis terkoreksi N).
  3. Asam amino (%), terdapat 10 macam asam amino yang harus dipenuhi di dalam ransum (asam amino esensial) antara lain arginin, lisin, histidin, leusin, isoleusin, valin, metionin, treonin, triptofan, dan penilalanin. Ada beberapa asam amino yang termasuk asam amino pembatas antara lain metionin, lisin, dan triptofan. Data kebutuhan asam amino terdapat dua macam, yaitu kebutuhan asam amino total dan kebutuhan asam amino tercerna. Asam amino total diperoleh melalui analisis asam amino di laboraturium, sedangkan asam amino tercerna diperoleh melalui uji biologis dan menggambarkan kebutuhan asam amino yang dapat digunakan untuk ternak (amino acid digestibility).
  4. Mineral terdapat dua kelompok, yaitu mineral makro (%) antara lain Ca, P, Na, CI, K, Mg, dan S. Mineral mikro (mg) yaitu Mn, Se, I, Cu, dan Zn. Untuk P (fosfor) terdapat dalam dua bentuk, yaitu P total dan P non-phytat/P available. Mineral P (fosfor) yang merupakan hasil analisis dari bentuk P total, sedangkan P non-phytat/P available menggambarkan fosfor yang dapat digunakan oleh tubuh, yaitu tidak terikat oleh asam pitat.
  5. Vitamin                                                                                                                                                                      Vitamin dibagi dalam dua kelompok, yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak antara lain vitamin A, D, E, dan K. Vitamin yang larut dalam air antara lain tiamin (B1), riboflavin (B2), niacin (B3), piridoksin (B6), cobalamin(B12), kolin, foolacin, asam pantotenat, dan biotin.

Kualitas Bahan Baku Pakan

Untuk membuat pakan yang baik, tentunya harus diikuti dengan bahan baku pakan yang berkualitas. Penentuan kualitas bahan baku pakan dapat diukur dengan beberapa cara, mulain dari bentuk fisik bahan baku pakan secara kualitatif, sampai analisis kimia seperti analisis proksimat, analisis mineral, analisis asam amino, analisis antinutrisi, analisis ketengikan, dan analisis kecernaan nutrien (misalnya protein).

Pemeriksaan fisik bahan baku pakan dimulai dengan pengambilan sampel. Sebagai contoh, bahan baku pakan yang dikemas dalam karung diambil minimal 3-4 sempel, yaitu di bagian permukaan, tengah, dan bawah/dasar. Setelah itu dilakukan pemeriksaan secara fisik untuk menentukan kualitasnya. Langkah pertama adalah mengamati bau, warna, tekstur, bentuk, kerusakan, dan bulk density dari setiap sempel.

  • Dedak padi berkualitas baik memiliki tekstur halus; tidak terdapat benda asing batu, kutu, pasir, dan sekam; tidak tengik; serta tidak banyak tercampur sekam yang dapat menyebabkan tekstur kasar dan bulk density lebih ringan.
  • Tepung daging dan tulang berkualitas baik terlihat dari tidak adanya rambut atau bulu di dalamnya.
  • Jagung kuning berkualitas baik memiliki presentase biji mati yang sangat sedikit. Selain itu, presentase biji pecah serta adanya bonggol dan kotoran juga sangat sedikit. Warna kuningnya cerah dan tidak terdapat jamur.
Tulisan terkait :
loading...
Artikel terkait.
Bahan Baku Pakan Ayam Dan Kandungan Nutrisinya | Penulis | 4.5