Analisa Keuntungan Jika Berternak Ayam

Suatu pakan dapat dikatakan efisien ketika ayam tersebut sudah memberikan hasil yang sesuai dengan harapan peternak. Dalam hal ini, efisiensi pakan berkaitan dengan konversi pakan.berikut ini analisa keuntungan jika kita berternak ayam,baik ayam kampung,ayam pedaging dan ayam petelur jika kita lihat dari sumber pakan serta bobot dan telur yang di hasilkan.

Efisiensi pakan merupakan suatu indikator untuk mengevaluasi kualitas pakan, serta faktor-faktor lain yang sangat berpengaruh (kualitas DOCi, lingkungan, pencegahan dan pengobatan penyakit, serta pemberian air minum). Efisiensi pemberian pakan dapat diatur dengan menghitung konversi pakan atau Feed Conversion Ratio (FCR).

Artikel terkait.

Nilai konversi pakan untuk ayam pedaging yang dipelihara selama lima minggu umumnya sekitar 1,5. Artinya, dibutuhkan 1,5 kg unukt menghasilkan 1 kg bobot hidup ayam. Nilai konversi untuk ayam periode telur sekitar 2,3 yang artinya dibutuhkan 2,3 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg telur. Semakin kecil nilai konversi, semakin baik efisiensi pakan, semakin besar keuntungan yang diperoleh.keuntungan beternak ayam

 Untuk ayam pertumbuhan

Konversi pakan = Pakan yang diberikan ke ayam (kg)

Bobot hidup (kg)

Untuk ayam periode telur

Konversi ransum = Pakan yang diberikan ke ayam (kg)

Artikel terkait.

Berat telur yang diperoleh (kg)

Contoh 1

Suatu kadang berisi sebanyak 5.000 ekor yang dipanen pada umur 35 hari dengan bobot rata-rata 1,6 kg. Jumlah pemberian pakan sampai panen sebesar 2,4 kg/ekor.

Konversi pakan = 2,4 kg pakan/1,6 kg bobot hidup = 1,5.

Artinya, dibutuhkan 1,5 kg pakan untuk mendapatkan 1 kg daging ayam.

Contoh 2

Satu kandang berisi 3.000 ekor ayam petelur produksi. Setiap hari ayam diberi pakan sebanyak 100 g per ekor. Setiap hari diperoleh telur sebanyak 2.000 butir dengan berat telur rata-rata 50 g.

Konversi pakan ayam petelur = (3.000 x 100 g)/(2000 x 50 g) = 3.

Artinya, dibutuhkan 3 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg telur.

Kegunaan indikator efisiensi pakan (konversi ransum)

Berikut adalah kegunaan dari indikator efisiensi pakan atau konversi pakan.

Pakan yang baik kualitasnya akan menghasilkan efisiensi yang tinggi. Sebaliknya, pakan yang berkualitas rendah akan menghasilkan efisiensi yang rendah pula. Misalnya pakan banyak menggunakan bahan baku berserat kasar tinggi (limbah perkebunan, limbah pertanian), bahan pakan dengan kecernaan rendah (tepung bulu, tepung darah), dan ketidaksesuaian nutrien dengan umur ternak.

Mengevaluasi manajemen pemberian pakan

Banyak pakan yang tercecer dapat menurunkan evisiensi pakan atau meningkatkan nilai konversi pakan.

Mengontrol kehilangan pakan

Nilai konversi pakan yang tinggi dapat juga disebabkan oleh banyaknya pakan yang hilang (misalnya dicuri). Dengan demikian, bobot badan atau produksi telur yang diperoleh tidak sesuai standar, walaupun jumlah pakan yang diambil dari gudang sudah sesuai dengan kebutuhan.

Memprediksi besarnya keuntungan yang diperoleh

Nilai konversi pakan juga dapat digunakan untuk menduga biaya pakan per kg bobot badan atau per kg telur sehingga dapat diprediksi biaya pakan dan harga jual ayam atau telur. Nillai konversi pakan yang rendah, berarti biaya pakan lebih rendah sehingga dapat diprediksi keuntungan yang diperoleh akan lebih besar. Hal itu karena biaya pakan penyumbang 70% dari total biaya produksi.

Jika konversi pakan yang diperoleh pada suatu peternak ayam pedaging selama pemeliharaan lima minggu sebesar Rp 5.500,00 maka biaya pakan yang dikeluarkan per kg bobot hidup = 1,57 x Rp 5.500,00 = Rp 8.635,00. Demikian juga dengan ayam petelur, jika nilai konversi pakan 2,3 maka biaya pakan per kg bobot telur yaitu 2,3 x 4.500,00 = 10.350,00. Umumnya suatu peternakan sudah mencapai standar nilai konversi yang sudah dicapai. Jika dalam pemeliharaan diperoleh nilai konversi yang lebih rendah dari standar maka peternak akan memberikan bonus kepada anak kandang atas prestasi yang diperoleh.

Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi pakan

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi pakan antara lain sebagai berikut.

Pakan sesuai dengan kebutuhan nutrien ayam

Pakan yang mengandung nutrien yang sesuai dengan periode pertumbuhan dan produksi telur serta dibuat dengan bahan baku pakan berkualitas baik, akan dihasilkan pertambahan bobot badan yang tinggi dan nilai konversi akan semakin kecil.

Bentuk pakan

Pakan ayam terdiri atas tiga bentuk, yaitu mash (tepung), crumble (butiran), dan pelet. Pakan bentuk crumble dan pelet cocok untuk ayam pedaging dan umumnya menghasilkan efisiensi pakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mash. Pelet atau crumble yang diberikan ke ayam akan mengurangi jumlah pakan yang terccer.

Kandungan energi pakan

Ayam mengonsumsi pakan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh. Jika kebutuhan energi tubuh sudah terpenuhi, ayam akan menghentikan konsumsi. Pakan yang mengandung energi rendah menyebabkan ayam makan lebih banyak dibandingkan dengan pakan yang mengandung energi tinggi. Misalnya pakan yang mengandung energi sebesar 2.800 kkal/kg akan menghasilkan nilai konversi lebih tinggi dibandingkan dengan pakan yang mengandung 3.200 kkal/kg energi.

Tulisan terkait :
loading...
Analisa Keuntungan Jika Berternak Ayam | Penulis | 4.5