7 Bahan Pakan Ternak Alternatif Gizi Tinggi Murah

7 bahan pakan ternak alternatif gizi tinggi murah-Pakan ternak alternatif digunakan untuk menghemat biaya pakan. Peternak dapat berkreasi dalam mencari bahan pakan alternatif yang murah, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan itik.

Hingga saat ini, peternak itik, baik petelur maupun pedaging, dihadapkan pada masalah tingginya harga pakan dan ketersediaan yang tidak pasti. Peternak atau peramu pakan mulai beralih untuk membuat pakan sendiri dan mencari bahan pakan alternatif sebagai bahan pakan penyusun pakannya.

Artikel terkait.

Bahan pakan alternatif merupakan bahan pakan lokal yang belum umum digunakan,terutama untuk pakan yang diproduksi dengan skala besar. Di sisi lain, bahan pakan alternatif belum digunakan oleh para  peternak secara massal karena kandungan nutrien yang terdapat di dalam bahan pakan alternatif tersebut belum banyak diketahui.

Selain itu, ketersediaannya pun belum berkelanjutan. Meskipun demikian, perlu terus dilakukan penggalian potensi terhadap sumber daya alam di lingkungan sekitar yang prospektif sebagai bahan pakan alternatif. Berikut ini dipaparkan beberapa bahan pakan yang sudah mulai banyak digunakan oleh peternak itik di Indonesia.

Ampas Tahu

Ampas tahu adalah limbah padatan yang berasal dari bubur kedelai yang tidak digunakan lagi dari proses pembuatan tahu. Ampas tahu mengandung protein tinggi, tetapi memiliki kelemahan berupa kandungan serat kasar yang tinggi, lemak tinggi, dan mudah ditumbuhi jamur.7 Bahan Pakan Ternak Alternatif Gizi Tinggi Murah

Pemakaian ampas tahu dalam bentuk basah untuk itik hanya dapat diberikan dalam bentuk tambahan pakan dan tempat pakan harus cepat dibersihkan agar tidak ditumbuhi jamur. Penggunaan ampas tahu sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu sampai kadar air kurang dari 13%.

Ampas Tempe

Artikel terkait.

Ampas tempe merupakan limbah dari proses pembuatan tempe berupa kulit ari kedelai. Pada proses pembuatan tempe, setelah kedelai direndam, kulit ari dilepas dari bijinya. Ampas tempe berpotensi sebagai bahan pakan karena ketersediaannya cukup melimpah.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pabrik tempe yang ada di Indonesia. Namun, penggunaannya dalam pakan itik terbatas karena kandungan serat kasarnya tinggi.

Onggok

Onggok merupakan limbah pengolahan singkong menjadi tepung singkong. Onggok sekarang sudah banyak terdapatdalam bentuk kering. Penggunaanya dalam pakan itik terbatas karena kandungan serat kasarnya cukup tinggi.

Tepung Limbah Udang

Limbah udang diperoleh dari industri pengolahan udang, terutama berupa kepala dan kulit. Limbah ini mencakup sekitar 30-40% dari berat udang ekspor industri pengolahan udang. Potensi tepung limbah udang sebagai bahan pakan ketersediaannya cukup stabil.

Penggunaannya dalam pakan itik terbatas karena udang mengandung kitin sebanyak 20-30% yang dapat menurunkan kecernaan. Tepung limbah udang baik digunakan pada itik petelur karena megandung pigmen warna astaxantine kuning kemerahan. Penggunaannya dalam pakan itik petelur bisa sebanyak 4%.

Ampas Kecap

Ampas kecap merupakan hasil sisa dari proses pembuatan kecap yang dibuat dari kedelai. Penggunaan ampas kecap dalam ransum bisa mencapai 5%. Pembatas penggunaan ampas kecap adalah kandungan garamnya yang tinggi.

Tulisan terkait :
loading...
7 Bahan Pakan Ternak Alternatif Gizi Tinggi Murah | Penulis | 4.5