3 Jenis Burung Merpati Berdasarkan Bentuk Badan

Berikut ini 3 jenis burung merpati berdasarkan bentuk badan.

1. Kipas (Fantail) : Merpati jenis ini telah lama kita kenal. Merpati ini berasal dari India atau Cina. Tanda yang mencolok adalah ekornya menyerupai kipas tangan yang dikembangkan.

Artikel terkait.

Burung ini mempunyai kepala kecil dan leher mungil, yang akan melekuk sewaktu burung sedang mengigal dan menari-nari di atas ujung kakinya. Badannya juga kecil tetapi bulat, dan dadanya akan diangkat ke atas sedemikian rupa sehingga lebih tinggi dari kepalanya yang akan disandarkan pada bulu-bulu ekornya yang dikembangkan. Kakinya lurus dan pendek. Warna bulunya bisa hitam, biru, merah, kuning, perak, abu-abu cokelat, dan sebagainya. Tapi yang paling digemari orang adalah putih.

Burung ini memiliki daya tahan tubuh yang tinggi, dan dapat berkembang biak dengan baik. Bulu ekornya umumnya harus dipotong dalam musim kawin, sebab dapat mengganggu sewaktu kawin. Sayang burung ini bukan merupakan induk yang baik, sehingga kita perlu mencarikan “orangtua-asuh” atau membesarkan sendiri dengan memberikan makanan kepada anak burung.Bentuk merpati berdasarkan badan

2. Jacobin : Burung ini tergolong yang paling tua diternakkan orang. Tidak jelas asalnya, tetapi diduga ia berasal dari Cyprus. Nama burung ini didapat karena bulu-bulu yang mengitari kepalanya di bagian belakang dan sisi menggambarkan topi yang dipakai oleh pendeta-pendeta Jacobin. Burung ini diternakkan dengan warna putih, hitam, biru, perak, merah dan kuning.

Dahulu orang menilai bahwa burung ini tidak mudah diternakkan dan benar-benar perlu ditangani oleh peternak yang telah berpengalaman. Tetapi sekarang anggapan itu telah berubah karena ternyata burung ini mudah berkembang biak dan sanggup memberi makan anak-anaknya dengan baik.

Burung jacobin ini matanya kurang awas dan jarang terbang. Sebaiknya burung ini ditempatkan dalam kandang kecil tanpa dicampur dengan burung-burung lain.

3. Frillback : Burung ini merupakan burung yang istimewa. Diperkirakan burung ini berasal dari Asia Kecil. Merpati jinak yang tidak banyak digemari orang ini tergolong telah dikenal sejak lama. Di abad ke-18 burung ini memasuki Eropa Timur, kemudian Italia, Perancis, Jerman, Inggris, dan kemudian Amerika Serikat, namun tetap tidak populer.

Artikel terkait.

Burung ini berbulu ikal di badan dan sayap, sehingga pada badan dan sayap itu ditemukan adanya bulatan-bulatan kecil bagaikan bulu. Dengan adanya bulu yang ikal ini burung akan kelihatan lebih besar dari yang sebenarnya, padahal beratnya hanya sekitar 13-14 ounce (350-400 gram). Kakinya yang pendek juga dihiasi dengan bulu.

Bentuk tubuhnya hampir seperti merpati pos (Homer). Ada yang berjambul dan ada yang tidak. Burung yang baik harus memiliki bulu-bulu ikal yang kokoh. Warnanya ada yang hitam, putih, kebiruan, kemerahan, kekuningan. Yang kemerahan dan kekuningan dianggap sebagai bentuk ikal yang baik.

Tulisan terkait :
loading...
3 Jenis Burung Merpati Berdasarkan Bentuk Badan | Penulis | 4.5