3 Cara Ampuh Memikat Burung Walet Datang Bersarang

3 cara ampuh memikat burung walet datang Bersarang.Teknik pancing telur dilakukan dengan mengganti telur sriti yang masuk ke gedung kita dengan telur walet. Teknik pancing telur ini sebaiknya diterapkan pada gedung yang sudah dihuni burung seriti yang telah bertelur. Telur burung sriti kemudian diganti dengan telur burung walet, dengan demikian diharapkan burung sriti menjadi induk asuh anak-anak walet hingga dewasa.

Teknik putar telur ini sebaiknya dilakukan bila sarang sriti sudah mencapai 100 buah atau lebih. Jika kondisi itu belum tercapai, dikhawatirkan populasi sriti menurun drastis, sementara populasi walet belum berkembang. Idealnya, perkembangan populasi walet dan sriti terjadi bersamaan sehingga saat populasi walet banyak, populasi sriti terhambat dengan sendirinya.

Artikel terkait.

Hal ini untuk menghindari perbedaan jumlah populasi yang tidak seimbang, walet yang bertubuh lebih besar bisa mendesak keberadaan sriti yang sosoknya lebih kecil.

Sriti Kembang

Teknik memanggil walet dengan menggunakan sriti kembang (Hirundo javanica) ini memanfaatkan sriti kembang sebagai burung pemanggil, layaknya dengan menggunakan teknik suara (Compact Disc) sehingga sriti kembang berperan sebagai kaset hidup untuk mengundang sriti atau walet. Selain itu gerakan sriti kembang yang berterbangan dan aroma kotorannya merupakan pemikat sriti atau walet untuk tinggal bersama di dalam satu gedung.3 Cara Ampuh Memikat Burung Walet Datang Bersarang

suara/audio

Teknik ini memanfaatkan media audio soundsystem dari CD player sebagai sumber bunyi guna menarik dan memanggil walet, hal ini lebih mengacu pada perilaku hidup walet yang berkoloni. Suara tiruan walet diperdengarkan dari dalam gedung, seolah-olah telah ada koloni walet lainnya yang bersarang di sana. Dengan demikian, burung-burung walet yang berterbangan atau melinta gedung/rumah walet yang telah kita siapkan akan terpikat untuk memasuki gedung.

Peralatan yang diperlukan dalam teknik ini adalah CD (Compact Disk) atau kaset, CD player atau tape recorder, kabel coaxial, tweeter, amplifier yang dilengkapi suara, dan kipas angin untuk menjaga suhu amplifier agar tetap dingin. Bahkan, beberapa petani walet sudah ada yang memanfaatkan PC (Personal Computer) sebagai instrumen pemutar suara rekaman digital walet.

Artikel terkait.

Pada dasarnya soundsystem di sini digunakan untuk menghasilkan suara walet yang dihasilkan dari CD player yang berisi rekaman suara-suara burung tersebut, sehingga diharapkan burung-burung walet sebenarnya akan terpikat dengan suara “temannya” itu sehingga ikut bergabung dan membuat sarangnya di sana.

Pemasangan soundsystem walet di tempat-tempat penangkaran, terbukti efektif untuk memancing walet masuk dan bersarang ke dalam rumah walet. Selain berguna memancing walet masuk, soundsystem walet juga berguna untuk meningkatkan produksi sarang walet, karena dengan adanya suara-suara walet yang diputar terus-menerus selama 24 jam dari soundsystem tersebut maka walet-walet lebih betah untuk bersarang.

Pilihan suara guna memikat walet yang sebelumnya telah direkam dalam CD sekarang sudah banyak tersedia di pasaran, pilihan jenis rekaman suara walet pun ada bermacam-macam, antara lain:

  • Suara walet memanggil
  • Suara walet tengah pacaran
  • Suara walet birahi atau kawin
  • Suara anak wallet/piyik
  • Suara koloni walet
  • Ada juga suara campuran dari berbagai variasi suara tersebut

Karena suara walet untuk masing-masing tempat berbeda satu sama lain, maka disarankan suara walet yang didengarkan berasal dari suara khas walet daerah setempat. Sebagai gambaran, di Sei Rampah, Sumatera Utara cericit suara waletnya panjang dan teratur, berbeda dengan dari Lubuk Pakam, suara waletnya pendek tapi dengan irama yang cepat. Namun, jangan khawatir sudah banyak pembuat CD walet yang menghasilkan suara mencakup semua  karakter suara walet.

Komponen soundsystem pemikat walet sebenarnya banyak tersedia di pasar-pasar elektronik, sehingga kita pun bisa merakitnya sendiri, namun bagi yang tidak mau repot dan takut gagal, tinggal sediakan biaya ekstra karena sudah banyak perusahaan yang mengkhususkan diri membuat alat pemanggil walet ini.

Dengan bantuan soundsystem ini, frekuensi suara walet yang dihasilkan bisa diatur seasli mungkin. Sebagai contoh, salah satu unit pemikat walet yang memiliki 2 tombol pengatur frekuensi yaitu middle (menengah) dan high (tinggi). Tombol middle untuk vokal dan high untuk frekuensi tinggi sehingga suara tweeter sebagai pemancing dapat terdengar oleh burung walet hingga radius 2 km.

Alat itu juga dilengkapi 4 tombol volume. Masing-masing tombol dihubungkan tweeter. Kapasitas maksimal 40 tweeter/tombol yang dirangkai secara paralel. Dengan begitu pemilik bisa leluasa men-set tweeter pada setiap lantainya.

Soundsystem ini pun sudah auto play sehingga aan aktif secara otomatis ketika dialiri listrik. Untuk ini mampu menerima aliran listrik 160 volt – 240 volt dan hemat karena hanya berdaya 100 – 150 watt. Selain itu juga dilengkapi auto repeat yang akan secara otomatis memutar CD dari awal lagi bila masa putar habis. Sehingga cocok digunakan di daerah terpencil.

Sebagai output secara langsung, digunakan tweeter karena suara yang dihasilkan speaker mini ini cocok dengan bunyi siulan walet yang berfrekuensi tinggi. Ada 2 jenis tweeter yang biasa dipakai yaitu  yang dipasang di dalam ruangan dan di luar ruangan untuk lubang masuk (pemancing).

Selain cara pemasangannya harus benar, tweeter luar ruangan sebaiknya dipasang di pojok atas lubang masuk. Tweeter luar dipilih jenis double flat dengan frekuensi tinggi dan volume besar. Sementara tweeter untuk di dalam cukup yang berukuran kecil namun jumlahnya harus banyak.

Tingkat keberhasilan teknik ini bervariasi, ada yang berhasil dengan cepat dan memuaskan. Namun, ada kalanya ada yang hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Bila ini terjadi, ada beberapa kemungkinan penyebab:

  • Hasil rekaman suara walet kurang bersih, sehingga muncul suara lain, bukan suara walet.
  • Pita kaset rekaman sudah aus karena sudah lama digunakan (bila menggunakan tape player).
  • Tape recorder kurang normal, sehingga suara yang keluar kurang bergelombang.
  • Volume suara terlalu keras atau terlalu lemah.

Selain faktor di atas, perlu diperhatikan juga fakktor ukuran gedung, luas tidaknya sebuah ruangan menentukan jumlah tweeter yang dibutuhkan. Kelebihan jumlah tweeter yang dipasang mengakibatkan suara walet terlalu berisik dan mengganggu ketenangan walet. Namun, jika volume terlalu kecil, kemungkinan suara walet tidak terdengar sampai keluar gedung. Tweeter sebaiknya dirangkai dengan sistem paralel, menghadap arah lubang walet.

Pemancingan walet dilakukan pada jam-jam tertentu, yaitu:

  • saat walet meninggalkan gedung (pukul 05.00 – 09.00),
  • saat walet di gedung lain kembali untuk beristirahat (pukul 11.00 – 13.00), dan
  • saat walet pulang dari mencari makan (pukul 17.00 – 21.00)
Tulisan terkait :
loading...
3 Cara Ampuh Memikat Burung Walet Datang Bersarang | Penulis | 4.5