100 Manfaat Kotoran Ayam Selain Pupuk

100 manfaat kotoran ayam selain pupuk.Sebenarnnya kotoran ternak ayam tidak hanya dapat digunakan untuk pupuk tanaman belaka, melainkan masih dapat dipakai sebagai bahan pembentuk energi baru.

Dunia peternakan kini makin berkembang pesat, hal ini ditandai dengan munculnya berbagai cara untuk meningkatkan hasil produksi ternak. Tak terkecuali hasil kotoran ternak yang dulu hanya dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman, dewasa ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi yang jika ditekuni mungkin bisa dijadikan usaha sampingan yang sebanding dengan usaha pokoknya. Bahan yang dapat diperoleh dari kotoran ayam berupa: gas bio, pupuk padat, pupuk cair dan sisa pupuk cair.

Artikel terkait.

Gas Bio

Adalah bentuk energi utama yang dapat dimanfaatkan dari kotoran ayam. Cara pembuatannya adalah dengan jalan memasukkan kotoran yang telah bercampur air ke dalam tangki pencerna bio gas. Kotoran ayam yang telah bercampur air secara otomatis atau tidak, dimasukkan ke dalam tangki pencerna supaya dapat menghasilkan gas bio.

Kotoran ayam tidak mengandung mikroba untuk menghasilkan gas bio oleh karena itu penambahan kotoran ayam yang telah diproses menjadi gas bio sebagai starter (ragi) ke dalam larutan kotoran ayam yang yang akan dimasukkan tangki pencerna akan sangat membantu. Perlakuan ini hanya dilakukan sekali yaitu pada proses awal saja, selanjutnya dapat berjalan dengan sendirinya.100 manfaat kotoran ayam selain pupuk

Untuk membangun suatu unit gas bio (terdiri dari lubang masukan, tangki pencerna dan lubang keluaran), dibutuhkan bahan-bahan bangun dan alat-alat pokok diantaranya adalah pipa besi, kran gas, peralatan pemanfaatan gas seperti lampu tekan, kompor, peralatan saluran gas (pipa gas) dan lain-lain disesuaikan dengan kemampuan produksi gas bio.

Pupuk Padat

Pupuk padat (solid biofertilizer) merupakan hasil pemisahan atau endapan dari limbah proses pembuatan gas bio. Pupuk padat tersebut setelah teroksidasi oleh udara dapat langsung dipakai untuk pupuk tanaman. Limbah proses pembuatan gas bio berapa lumpur yang berwarna kehitam-hitaman dan tidak berbau. Pemanfaatan limbah pembuatan gas bio yang berupa bahan padat dapat dilakukan dengan cara:

Artikel terkait.

Penyaringan

Untuk proses ini diperlukan bahan pemisah berupa pasir dan kerikil. Caranya, limbah proses pembuatan gas bio dilewatkan di atas kolam pemisah yang berisi kerikil dan pasir tersebut, sehingga calon pupuk cair merembes ke bawah dan bahan yang padat (pupuk padat) terletak di atas. Pengambilan pupuk padat dapat dilakukan secara otomatis dan hasilnya dapat ditampung untuk memudahkan pengangkutannya ke tempat penjemuran.

Pengendapan

Proses ini tidak memerlukan bahan pemisah berupa kerikil dan pasir, tetapi dengan cara memperlebar kolam pemisahnya. Limbah pembuatan gas bio yang keluar akan tertampung dalam kolam tersebut, dan setelah beberapa hari bagian yang padat akan mengendap di bawah sedangkan calon pupuk cair di atas. Pembuatan lubang keluaran masing-masing untuk pupuk cair dan pupuk padat sangat membantu mempercepat proses pemisahannya. Pupuk padat yang sudah terpisah dapat langsung dijemur.

Pupuk Cair

Pupuk cair (liquid biofertilizer) merupakan cairan hasil pemisahan dari limbah proses pembuatan gas bio. Calon pupuk cair yang baru terpisah dengan pupuk pada tidak dapat langusung dipakai, tetapi masih memerlukan proses oksidasi yang dilakukan dalam sebuah kolam. Proses ini dimaksudkan untuk meningkatkan kandungan oksigen di dalam pupuk cair.

Tanda pupuk cair sudah siap dipakai adalah bila ikan mampu hidup di dalam cairan tersebut. Proses oksidasi calon pupuk cair memerlukan waktu sekitar dua minggu, karena itu aliran pupuk cair dibuat berbelok-belok sehingga waktunya dapat tercapai dengan baik. Calon pupuk cair yang keluar dari kolam oksidasi perlu diberi benih ganggang (jenis Chlorella), agar tidak bercampur dengan jenis ganggang lain.

Ganggang Chlorella mengandung protein sekitar 36-40% dan dapat digunakan untuk bahan makan ayam menggantikan tepung kedele, dengan propoorsi 10% pemanenan dapat dilakukan setiap minggu dengan proses apung atau endapan, karena terapung atau tidaknya ganggang sangat tergantung pada sinar matahari.

Sisa Pupuk Cair

Sisa pupuk cair yang telah ditanami ganggang dapat dialirkan ke kolam ikan, sementara ganggang yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk makanan ikan. Meskipun demikian pertumbuhan ganggang perlu diperhatikan supaya tidak berlebihan sehingga mengganggu proses respirasi ikan akibat penurunan oksigen di kolam.

Melihat berbagai manfaat yang bisa diambil, pengolahan limbah kotoran ayam sebagai bahan pembentuk energi baru cukup layak dikembangkan.

Tulisan terkait :
loading...
100 Manfaat Kotoran Ayam Selain Pupuk | Penulis | 4.5